Korban Terseret Ombak di Trumon Ditemukan Tidak Bernyawa

Korban Terseret Ombak di Trumon Ditemukan Tidak Bernyawa
Tim SAR mengevakuasi jasad korban hanyut terseret ombak di pantai Panton Bili, Trumon, Senin (6/6/2016). [Al Fahd Radi Fahlefi]
Senin, 06 Juni 2016 13:01 WIB
Penulis: Al Fahd Radi Fahlefi

TAPAKTUAN – Korban hilang terseret gelombang di pantai Panton Bili, Kecamatan Trumon, Kabupaten Aceh Selatan ditemukan tidak bernyawa dan dalam kondisi mengapung. Terhitung dari tenggelam, korban ditemukan dalam waktu 22 jam lebih.

“Jasad Fardi (30), penduduk Gampong Sigleng, Kecamatan Trumon sudah ditemukan pada pukul 10.35 WIB tadi pagi. Kondisi korban mengapung berjarak lebih kurang 100 meter dari tempat kejadian,” kata Ketua Satuan Tugas (Satgas) SAR Tapaktuan Mey Fendri kepada GoAceh, Senin (6/6/2016).

Usai dievakuasi, tambah Mey Fendri, manyat korban dipulangkan ke rumah duka untuk guna pemakaman. Selain personil SAR Tapaktuan dan Basarnas Meulaboh, upaya pencarian dibantu masyarakat dan jajaran TNI/Polri. Pencairan korban dilaksanakan sejak kemarin petang, malam hari hingga pagi tadi.

Kapolres Aceh Selatan AKBP Achmadi melalui Kapolsek Trumon, AKP Damri menyebutkan, di saat tim relawan kemanusiaan sibuk melakukan penyisiran, tiba-tiba dilihat bongkahan benda muncul dari dalam air dan mengapung. Diperiksa tim SAR, ternyata benda itu adalah jasad korban terseret ombak.

Sebagaimana diberitakan, tiga warga digulung gelombang besar saat sedang mandi-mandi di pantai Panton Bili. Peristiwa naas itu terjadi Minggu (5//6/2016) sekitar pukul 12.00 WIB. Fardi (30) penduduk Gampong Sigleng hilang, dan dua temannya Raja (30) warga Pulo Paya Trumon Timur dan Damai (36) penduduk Sigleng Kecamatan Trumon berhasil selamat.

Ads
Editor : Kamal Usandi
Kategori : GoNews Group
www www