Home >  Berita >  Ekonomi

Sering Macet, Warga Minta Lokasi Pedagang Daging Meugang Dipindah

Sering Macet, Warga Minta Lokasi Pedagang Daging Meugang Dipindah
Kawasan jalan Rel Kereta Api, Kota Juang, Bireuen mecet akibat kawasan itu dipadati pedagang daging meugang. [Joniful Bahri]
Sabtu, 04 Juni 2016 17:46 WIB
Penulis: Joniful Bahari
BIREUEN - Kehadiran pedagang musiman menjajakan daging meugang menjelang puasa di sepanjang jalan depan Meunasah Kota dan Jalan Rel Kereta Api, Kota Bireuen, Aceh, dinilai menganggu pengguna jalan. Pasalnya, kawasan jalan tersebut merupakan padat arus lalu lintas, di samping jalan anternatif bagi warga.
Hal itu dikatakan sejumlah warga Kota Bireuen kepada GoAceh, Sabtu (4/6/2016) terkait sering macetnya jalan kawasan tersebut. Seyogyanya, lokasi pedagang daging di saat hari-hari tertentu dapat dialihkan ke lokasi lain, sehingga tidak menganggu pengguna jalan seperti halnya ini serta meugang besok (Minggu).

“Seharusnya pemerintah daerah dapat mengalihkan pedagang daging ke lokasi lain, sehingga tidak memacetkan pengguna jalan seperti hari ini,” kata Abdullah, warga Kota Juang.

Dikatakan juga sejumlah pemilik toko kawasan Rel Kereta Api, menurut mereka penempatan pedagang daging meugang dinilai sangat tidak tepat, apalagi kawasan Langgar Square pusat kota.

Ads
“Selain macet, kehadiran pedagang juga sangat menganggu pintu toko kami, karena kendaraan roda dua yang diparkirkan sembarangan,” kata Zulfan seorang pemilik toko.

Sarannya, alahkah baiknya penempatan pedagang daging meugang itu dilaihkan ke kawasan jalan pemuda, Geudong-Geudong. Selain luas, penempatan ke kawasan itu sangat strategis.

Editor : Kamal Usandi
Kategori : Ekonomi, GoNews Group, Bireuen
www www