Home >  Berita >  Umum

Kasus Kejahatan Seksual di Aceh Selatan Butuh Peran KPAI

Kasus Kejahatan Seksual di Aceh Selatan Butuh Peran KPAI
Ilustrasi
Minggu, 29 Mei 2016 21:15 WIB
Penulis: Al Fahd Radi Fahlefi

TAPAKTUAN – Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Aceh Selatan, Alja Yunardi meminta Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) berperan terhadap penanganan kasus kejahatan seksual kepada anak di bawah umur yang dinilai meningkat.

Walaupun belum menelan korban jiwa, akhir-akhir ini kejahatan seksual mulai meningkat di Kabupaten Aceh Selatan. Pemerintah harus bertanggung jawab mengatasi kondisi serta menangani kasus ini. "Kerawanan dan kekhawatiran masyarakat dibutuhkan peran KPAI. Sehingga perlindungan dan hak anak terjamin," kata Alja Yunardi yang juga anggota DPRK Aceh Selatan, Minggu (29/5/2016).

Kepada GoAceh disebutkan, tingkat kekerasan dan pelecehan seksual terhadap anak dinilai sudah meningkat di Aceh Selatan. Buktinya, kurun waktu lebih kurang satu bulan, ada tiga kasus yang terjadi di Kecamatan Sawang. Belum lagi kasus-kasus sebelumnya yang menarimantik perhatian publik.

“Ini tidak boleh dibiarkan. Kami berharap lembaga KPAI lebih berperan untuk mengatasi masalah ini. Begitu pula halnya para orang tua, guru dan tokoh masyarakat harus lebih waspada. Intinya, pemerintah harus proaktif dan mengambil sikap sebelum korban lain berjatuhan,” ujarnya.

Ads
Apa yang disampaikan ini, sambung Ketua KNPI, sesaui amanah Undang-undang Republik Indonesia terhadap perlindungan anak. Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 1 Tahun 2016 tentang perubahan kedua Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Editor : Kamal Usandi
Kategori : Umum, GoNews Group, Aceh Singkil
www www