DPRD Padang Sebut Kinerja PDAM Buruk

DPRD Padang Sebut Kinerja PDAM Buruk
Rapat Paripurna DPRD Padang tentang LKPj Walikota Tahun 2015
Jum'at, 22 April 2016 17:50 WIB
Penulis: Agib M Noerman
PADANG - Buruknya pelayanan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Padang masih menjadi sorotan anggota legislatif. Persoalan kualitas air yang tidak bagus ditambah aliran air yang sering mati menjadi keluhan warga yang disampaikan ke DPRD Padang.Bahkan, dalam Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Walikota Padang tahun 2015 juga terungkap kebocoran pipa jaringan PDAM meningkat dari tahun ke tahun. Tahun 214, tingkat kebocoran pipa baru sekitar 24 persen namun pada LKPj 2015 angka itu meningkat menjadi 28 persen.

"Tidak masuk akal alasan banjir jadi dijadikan dasar penyebab bocornya pipa PDAM. Padahal, biaya operasional perbaikan pipa sudah dianggarkan. Jangan lah mencari alasan yang mengada-ada," tegas anggota Komisi III DPRD Padang, Iswanto Kwara.

Sementara itu, Ketua Komisi I Osman Ayub sudah sering mengingatkan PDAM agar meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada pelanggan. Air merupakan kebutuhan dasar warga, oleh sebab itu, kata Osman PDAM jangan seenaknya saja mengambil kebijakan mematikan air.

Ads
"Warga jelas rugi kalau pelayanan PDAM tidak maksimal," ungkap Osman Ayub.

Terpisah, anggota Komisi II Mailinda Rose mengapreasiasi langkah PDAM membangun intake baru. Bahkan, dalam penyampaian rencana tersebut, PDAM Kota Padang akan berkoordinasi dengan Dinas Kehutanan dalam rangka mereboisasi hutan untuk menjaga ketersediaan sumber air.

“Wacana mengolah air laut menjadi air layak konsumsi merupakan ide bagus. Akan tetapi tentu membutuhkan dana besar. Hematnya, PDAM lebih dulu meningkat kinerja daripada memikirkan hal belum bisa terealisasi," papar Mailinda Rose.

Dalam waktu dekat, ungkap Mailinda DPRD bersama PDAM akan membahas realisasi mengatasi kesulitan air yang dialami warga. (agb)

www www