Home >  Berita >  Ekonomi

Datang ke Pariaman, Putri Indonesia 2016 Lepas Tukik di Pantai Gandoriah

Datang ke Pariaman, Putri Indonesia 2016 Lepas Tukik di Pantai Gandoriah
Putri Indonesia 2016 Kezia Roslin Chikita Waraouw (kiri) dan Putri Pariwisata 2016 Intan Aletrino (kanan) bersama Wako Pariaman Mukhlis Rahman dan istri. (Humas)
Selasa, 19 April 2016 07:32 WIB

PARIAMAN - Kota Pariaman dikunjungi Putri Indonesia 2016 Kezia Roslin Chikita Waraouw dan Putri Pariwisata 2016 Intan Aletrino  dalam rangka promosi wisata Kota Pariaman. Tak hanya itu, kedua wanita cantik ini juga melakukan sosialisasi keselamatan berlalu-lintas dan pelopor keselamatan berlalu-lintas serta menghadiri seminar ilmiah peringatan Ulang Tahun Ikatan Bidan Indonesia (IBI) ke-65, di Balaikota Pariaman.

Kedatangan rombongan putri Indonesia 2016 ini diterima langsung oleh Walikota Pariaman Mukhlis Rahman bersama Ny. Reni Mukhlis (Ketua TP-PKK) di ikuti Wakil Walikota Pariaman Genius Umar bersama Ny. Lucy Genius, Wakil Ketua DPRD Kota Pariaman John Edwar, Dandim 0308 Pariaman Letkol Arh. Endro Nurbantoro, serta segenap pimpinan SKPD Pemkot Pariaman di Halaman Balaikota Pariaman. Kedatangan Putri Indonesia 2016 ini berkat kerjasama Pemerintah Kota Pariaman dengan Yayasan Putri Indonesia dalam hal ini dilakukan oleh Suara Komunitas Sumatera Barat, Serta pengamanan yang bersinergi oleh Polres Pariaman yang dikepalai oleh AKBP. Riko Julnady, Kadishubkominfo Kota Pariaman Yota Balad dan Kasatpol-PP Handrizal Fitri.

Wali Kota Pariaman, Mukhlis Rahman, berharap dengan kedatangan Putri Indonesia itu dapat lebih memacu kunjungan wisatawan lokal dan mancanegara, dikarenakan Kota Pariaman memiliki wisata budaya yang hebat dan panorama yang indah untuk memikat wisatawan dalam dan luar negeri.

” Tak hanya pantai yang indah, Kota Pariaman juga memiliki wisata kuliner yang sudah dikenal luas, potensi ini akan membuat Kota Pariaman semakin maju di segala bidang khususnya pariwisata, terutama pusat penangkaran penyu yang menjadi sektor pendukung pelestarian hewan langka di dunia, dan hutan mangrove nya yang masih alami,” ujar Mukhlis.

Ads
Mukhlis Rahman juga ungkapkan selain potensi wisata Kota Pariaman berupa pantai, pulau dan pusat penangkaran penyu, Kota Pariaman juga dikenal dengan wisata kulinernya yang enak seperti gulai kepala ikan, sala lauak, nasi sek dan lain sebagainya, tentunya warga pariaman walupun warga pesisir pantai, tapi cukup dikenal sebagai warga yang ramah dan sadar hukum serta hasil kerajinannya yang telah memasuki pasar internasional, seperti Mukena, dan hasil bordiran dan sulaman Nareh.

Putri Indonesia 2016 Kezia Roslin Chikita Waraouw sangat berterima kasih sekali kepada Pemkot Pariaman atas sambutan yang diberikan dalam kunjungan ke daerah-daerah yang ada di Indonesia, Ia mengungkapkan bahwa Pariaman adalah kota yang indah, dan memiliki keanekaragaman budaya yang eksotis. Dan kedatangannya ke Kota Pariaman ini adalah kunjungannya yang pertama semenjak ia dianugerahi menjadi Putri Indonesia 2016, ucapnya dilansir dari pariamankota.go.id, Selasa (18/4/2016).

Usai menikmati suguhan acara di Balaikota Pariaman, Kedua putri tersebut diarak menuju Pantai Gandoriah Kota Pariaman, dengan sebelumnya berhenti di Simpang Tabuik untuk melakukan pemasangan helm kepada pengendara kendaraan bermotor sebagai aksi sosialisasi keselamatan berlalu-lintas dan pelopor keselamatan berlalu-lintas, dan dilanjutkan singgah di Galeri Dekranasda kota Pariaman berupa souvenir khas Kota Pariaman, dan berbagai border dan sulaman, dan berlanjut ke pusat penangkaran penyu untuk pelepasan anak penyu (tukik).

Setibanya di kawasan Muara Pantai Gandoriah, rombongan ini bergerak menuju Pulau Anso Duo untuk menikmati keindahan wisata yang ada disana. (***)

Editor : Calva
Sumber : Pariamankota.go.id
Kategori : Ekonomi, GoNews Group
www www