Pantai Batu Berlayar, Pesona Alam yang Indah dan Unik di Aceh Selatan

Pantai Batu Berlayar, Pesona Alam yang Indah dan Unik di Aceh Selatan
Batu Berlayar menyerupai sebuah kapal yang sedang berlayar terdapat di gampong Gunung Cut, Samadua, Aceh Selatan. (foto: Al Fahd Radi Fahlefi/GoAceh.co)
Minggu, 10 April 2016 20:30 WIB
Penulis: AL FAHD RADI FAHLEFI

ACEH SELATAN - Ternyata bukan omong kosong, Kabupaten Aceh Selatan benar-benar memiliki parorama yang menakjubkan. Objek wisata dengan pesona alam yang fantastis, salah satunya Pantai Batu Berlayar di Gampong Gunung Cut, Kecamatan Samadua.

Keberadaan Batu Berlayar (sail stone) memiliki daya tarik tersendiri bagi wisatawan, baik lokal maupun mancanegara. Lokasi ini kerap dikunjungi pelancong.

"Sayangnya, belum dilengkapi fasilitas memadai layaknya okjek wisata di daerah lain," ujar Munawir, tokoh pemuda setempat, Minggu (10/4), saat bertemu GoAceh.co di lokasi.

“Dinamai Batu Berlayar karena di ujung bukit mungil, tepatnya di pinggir pantai terdapat batu besar menyerupai kapal berlayar. Di lokasi ini juga dipenuhi keindahan alam dan suasana ombak yang menderai di bibir pantai. Pengunjung datang ke lokasi ini lebih cenderung untuk berfoto-foto selfie dan menikmati keindahan matahari terbenanm (sunset),” akunya.

Menurut Munawir, dari pusat kota Tapaktuan menuju lokasi butuh waktu lebih kurang 25 menit dengan menggunakan sepeda motor atau berjarak sekitar 18 kilometer dari ibu kota Aceh Selatan.

Selain Pantai Batu Berlayar, di seputaran Gampong Batee Tunggai juga terdapat objek wisata terkemuka, yakni Air Terjun (Ie Dingeun) dan pasir putih di sepanjang bentangan pantai.

Dipuji Guruh Soekarno

Keindahan dan panorama alam yang dimiliki kabupaten Aceh Selatan mendapat pujian dari putra bungsu Presiden Indonesia pertama, Guruh Soekarno Putra saat berkunjung ke kota Pala, tanggal 15 Maret 2016 lalu.

Ads
Ketakjuban dan kekagumannya disampaikan di hadapan ratusan warga Aceh Selatan di Gedung Rumoh Agam, Tapaktuan.

Melihat kondisi alam Aceh Selatan, dirinya yakin akan lebih maju dan berkembang. Objek wisata salah satu modal untuk membangun daerah.

Potensi itu sulit dimiliki daerah lain, kecuali kawasan lumbung objek wisata, seperti Kute Bali dan lain-lain. Pengunjung akan kerasan berada di kabupaten yang berjuluk Kota Naga.

“Terus terang saya sangat kagum melihat panorama alam Aceh Selatan. Potensi ini sangat menjanjikan kemajuan, apabila di kembangkan dengan baik akan menjadi objek wisata islami. Mudah-mudahan, keindahan alam ini tidak disia-siakan begitu saja,” papar anggota DPR-RI Komisi X itu. (rad)

Editor : Ridwan Iskandar
Kategori : Aceh Selatan, GoNews Group, Umum
www www