Home >  Berita >  Aceh Timur

Demo di PT Ensem Sawita Ricuh, Kaca Truk dan Kantor Pecah

Warga menuju ke dalam pabrik untuk mematikan mesin pengolahan sawit. Truk pecah kaca setelah dilempari pendemo PT Ensem Sawita di Aceh Timur Kapolres Langsa AKBP Sunarya menenangkan pendemo
Rabu, 06 April 2016 16:37 WIB
Penulis: Dedek
ACEH TIMUR - Aksi demo yang dilakukan oleh seribuan warga dari 12 gampong dalam Kecamatan Birem Bayeun dan Rantau Seulamat, terhadap PT.Ensem Sawita, berlangsung Ricuh. Pasalnya, warga tidak puas dengan keputusan awal yang diberikan pihak perusahaan, Selasa (6/4/2016).Dimana, dalam keputusan awal itu, perusahaan meminta waktu hingga, Jumat (8/4/2016), untuk memberi jawaban terhadap tuntutan warga yang meminta ganti rugi, akibat limbah yang dibuang ke sungai bahkan masuk ke tambak-tambak warga.

Mendengar jawaban yang belum ada kepastian itu, karena harus menunggu beberapa hari, seribuan warga yang sudah menunggu lama di dalam lokasi pabrik menjadi berang. Warga langsung menuju ke lokasi mesin dan mematikannya. Lalu, warga kembali menuju ke kantor manajemen sambil berteriak agar beberapa orang perwakilan perusahaan yang berada di dalam kantor untuk keluar menjumpai mereka.

Namun, permintaan warga itu tidak didengar dan membuat pendemo semakin kesal, sehingga membakar ban serta melempari mobil truk fuso dengan bernomor polisi BL 8073 CL, milik perusahaan yang sedang diparkir dengan batu. Akibatnya kaca depan mobil itupun rusak, selain itu warga juga melempari kaca kantor timbangan dengan batu dan kaca bagian depan pecah.

Ads
Selain itu, warga juga merusak tanaman yang ada di sekitar lokasi pabrik. Bahkan, dalam aksi demo itu sempat terjadi insiden keributan antara pendemo dengan oknum polisi Polres Langsa. Hal ini dipicu adanya kesalahpahaman, namun tidak sempat berlangsung lama, karena sempat dilerai oleh kedua belah pihak.

Kemudian, sekitar pukul 12.00 WIB, Kapolres Langsa AKBP Sunarya, SIK, tiba di lokasi. Kapolres langsung menenangkan warga. Kedatangan Kapolres sempat disambut teriakan oleh seribuan warga, namun berkat kesabaran orang nomor satu di jajaran Polres Langsa itu, akhirnya warga mulai bisa ditenangkan. (ddk)

Editor : Mustafa Kamal Usandi
Kategori : Aceh Timur, GoNews Group
www www