Home >  Berita >  Umum

Pemuda Muhammadiyah Lhokseumawe: Cabut Izin Kafe yang Melanggar Syariat Islam!

Pemuda Muhammadiyah Lhokseumawe: Cabut Izin Kafe yang Melanggar Syariat Islam!
Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah Lhokseumawe Abdul Ghani Haitamy SH
Kamis, 31 Maret 2016 20:22 WIB
Penulis: Zanzibar Zainuddin

LHOKSEUMAWE - Ketua Umum Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Lhokseumawe Abdul Ghani Haitamy SH meminta Pemerintah Kota Lhokseumawe agar mencabut izin cafe-cafe yang melanggar syariat Islam.

"Pencabutan izin itu diharapkan dapat meminimalkan terjadinya pelanggaran syariat Islam di Kota Lhokseumawe dan juga mengurangi angka penyalahgunaan narkoba yang semakin merajalela," ungkap Abdul Ghani Haitamy SH kepada GoAceh.co, Kamis (31/3/2016).

Tidak hanya itu, pemerintah juga harus membuat syarat-syarat tertentu saat pengurusan izin usaha kafe supaya tidak terjadi pelanggaran syariat Islam. Karena selama ini salah satu sebab naiknya angka pelanggaran syariat akibat kafe-kafe yang buka hingga larut malam.

"Syarat-syarat tersebut dibuat untuk menegakkan syariat Islam, jangan sampai yang dijual perempuan pun boleh. Pengguna narkoba yang kedapatan harus didata dan juga tidak diperbolehkan memasuki Kota Lhokseumawe lagi, sebagai sanksi dari pelanggaran yang dilakukan. Sanksi ini juga akan membuat pemuda-pemuda kita tidak terkontaminasi dengan narkoba," lanjutnya.

Ads
Pemuda Muhammadiyah juga meminta agar Satpol PP dan WH disiagakan di tempat-tempat yang terindikasi adanya pelanggaran syariat dan melakukan penindakan.(zbr)

www www