Home >  Berita >  Umum

Meski Sudah Membantah, Pernyataan Mendagri Masih Menuai Kecaman

Meski Sudah Membantah, Pernyataan Mendagri Masih Menuai Kecaman
Demo FPI Lhokseumawe
Sabtu, 27 Februari 2016 07:21 WIB

LHOKSEUMAWE - Meskipun Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo telah mengklarifikasi pernyataannya soal pencabutan Peraturan Daerah (Perda) jilbab di Aceh, namun masih saja menuai kecaman.

Kali ini Front Pembela Islam (FPI) Aceh melancarkan aksinya di Kota Lhokseumawe, Jumat (26/2).

Ketua FPI Aceh, Tgk Muslim At Tahiry mendesak Mendagri untuk segera membuktikan jika memang ada media yang salah mengutip pernyataan Perda jilbab. Jika terbukti, pihaknya menyarankan kepada Mendagri untuk menggiring media yang salah kutip ke Pengadilan.

Namun jika tidak terbukti, menurut Tgk Muslim, maka berarti Mendagri yang salah. Dan Presiden pun didesak untuk harus memecat menteri terkait yang telah ngawur.

Ads
“Aceh memiliki Syari’at Islam yang kuat, untuk itu kami atas nama FPI Aceh akan terus memantau perkembangan terkait Qanun tersebut. Dan kami tidak akan takut dengan Mendagri RI, Syari’at Islam merupakan harga mati di Aceh,” tegas Tgk Muslim dalam orasinya.

Dirinya mengingatkan bahwa persoalan ini adalah masalah sensitif karena menyangkut soal agama. Untuk itu pihaknya secara tegas menyatakan “Jangan membangunkan harimau tidur” dan FPI siap membangkitkan perjuangan rakyat Aceh yang lebih dahsyat lagi untuk melakukan aksinya.

“Jangan mencoba mengutak-ngatik Keistimewaan Aceh yang sudah diberikan oleh Pemerintah Pusat, Mendagri tolong hargai hak Keistimewaan Aceh. Kenapa Mendagri yang memang mengerti dan memahami Undang-undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintah Aceh, dan kalau tidak paham jangan asal nyeloteh di media,” tegasnya.

Aksi damai yang dilancarkan ini berlangsung dengan aman dan tertib yang dipusatkan di sekitar Taman Riyadah Kota Lhokseumawe. Para peserta aksi turut mengusung sejumlah poster bertuliskan “Jokowi Wajib Pencat Menteri Ngawur” dan gambar Tjahjo Kumolo sebagai bentuk protes.***

Editor : Ridwan Iskandar
Sumber : waspada.co.id
Kategori : Umum, GoNews Group, Aceh, Lhokseumawe
www www