Home >  Berita >  Hukrim

Oknum Polisi dan Satu Wanita Sabang Dicambuk 10 Kali

Oknum Polisi dan Satu Wanita Sabang Dicambuk 10 Kali
Prosesi cambuk terhadap terpidana akibat melanggar syariat Islam di Sabang, Jumat (26/2/2016)
Jum'at, 26 Februari 2016 19:29 WIB
Penulis: Taufik Kurahman

SABANG - Dua pelaku khalwat atau mesum menjalani hukuman cambuk di pekarangan Masjid Babussalam, Kota Sabang, Jum'at (26/02/2016) siang. Dua terpidana itu, UIS anggota Polri aktif dan NJA warga Sabang, dengan jumlah cambukan masing-masing lima kali.

Prosesi hukuman mulai dilakukan sekitar pukul 14.15 WIB atau setelah pelaksanaan shalat Jum’at. Kejaksaan Negeri Sabang menghadirkan dua terpidana tersebut di tengah ratusan masyarakat yang ikut menyaksikan prosesi jarimah terhadap pelaku khalwat dan mesum itu.

Sebelumnya keduanya dipergoki warga tengah melakukan khalwat atau mesum di sebuah rumah di kawasan Jurong Keramat Gampong Ie Meulee, Kota Sabang pada 24 Mei 2014 lalu.

Terpidana masing-masing UIS seorang anggota Polri aktif yang saat kejadian bertugas di Sabang dan tercatat sebagai warga Kabupaten Aceh Besar. Sedangkan satu lagi NJA, perempuan asal Kota Sabang. Masing-masing terpidana dihukum lima kali cambukan, setelah dipotong masa tahanan.

Ads
Menurut Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Sabang Susilo SH, pelaksanaan hukuman ini berdasarkan keputusan Mahkamah Syar'iah Kota Sabang No.0001/JN/2016/MS.SAB tanggal 25 Februari 2016.

"Ya khalwat ancaman ukubatnya dari kita sembilan kali cambuk. Tapi berdasarkan putusan Mahkamah Syar'iah dipotong masa tahanan. Terpidana I Urfan Ibnu Sina dan terpidana II Nova binti Sofyan masing-masing lima kali cambuk," terangnya.

Terpidana Urfan sendiri sudah menjalani sanksi administrasi dari instansinya dan dipindah tugaskan ke Banda Aceh. Selama proses penahan kata Susilo keduanya sangat kooperatif. "Keduanya kooperatif. Walau kita sempat bolak balik lengkapi berkas, dan tak ada intervensi. Semua lancar," tambah Susilo.

Pantauan di lapangan, kedua terpidana tampak mengenakan baju terusan putih dan dikawal dua petugas dari Wilayatul Hisbah (WH) Kota Sabang. Pelaksanaan hukuman dilakukan sekitar pukul 14.47 WIB yang dihadiri Wali Kota Sabang Zulkifli H Adam, Ketua MPU M Yakob dan unsur pimpinan WH. Prosesi hukuman diwarnai kecaman dan teriakan dari warga yang menyaksikan, namun berjalan lancar.

Editor : m usandi
Kategori : Hukrim, GoNews Group, Aceh Besar, Sabang
www www