‎Dua Pencuri Motor Diciduk di Langsa, Satu Warga Lhokseumawe

‎Dua Pencuri Motor Diciduk di Langsa, Satu Warga Lhokseumawe
Kapolres Langsa AKBP Sunarya (dua kiri) didampingi Kabag Ops AKP Jatmiko dan Kasat Reskrim AKP Pradana Aditya Nugraha, SH, SIK, saat memberikan keterangan pers curanmor di Mapolres, Kamis (18/2/2016).
Kamis, 18 Februari 2016 15:49 WIB
Penulis: Syafrizal
LANGSA - Satuan Reksrim Polres Langsa, Aceh berhasil meringkus dua pelaku pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) secara terpisah. Tak hanya pelaku, barang bukti tiga unit sepedamotor hasil curian dan barang bukti lain berhasil diamankan.Kapolres Langsa AKBP Sunarya didampingi, Kabag Ops AKP Jatmiko dan Kasat Reskrim AKP Pradana Aditya Nugraha, SH, SIK dalam konferensi pers di Mapolres, Kamis (18/2/2016) mengatakan, pengungkapan sindikat bandit curanmor ini berawal dari informasi masyarakat, yang melaporkan kehilangan unit kendaraannya.

Berdasarkan, laporan tersebut, Kasat Reskrim beserta anggota melakukan penyelidikan dan akhirnya pada Jumat (5/2/2016), sekira pukul 19.30 WIB di Pajak Los Kota Langsa berhasil mengamankan satu orang tersangka, berinisial THA (43), warga Jalan Samudera Desa Hagu Selatan, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe.

Bersama tersangka berhasil disita barang bukti dua unit sepedamotor curian yakni Sepmor merk Honda Vario, Nopol BL 4569 FS dan Sepmor merk Honda Type NF100 SLD, Nopol BL 6191 FB serta dua buah kunci berbentuk obeng warna hitam dengan ujungnya lancip.

Ads
Selang beberapa minggu kemudian, tapatnya pada, Senin (15/2/2016), sekitar pukul 09.00 WIB, di Gampong Asam Petik, Kecamatan Langsa Lama, polisi juga berhasil mengamankan satu orang tersangka curanmor, berinisial DA (33), warga Kota Langsa beserta barang bukti satu unit sepeda motor Suzuki Matik Spin, Nopol BL 5117 FF.

Saat ini kedua tersangka beserta barang bukti diamankan di Mapolres Langsa untuk pengusutan lebih lanjut. Ketiga tersangka itu dikenakan Pasal 363 KUHPidana tentang tindak pidana pencurian sepedamotor dengan ancaman hukuman paling lama sembilan tahun penjara. ***

Editor : m usandi
Kategori : GoNews Group, Langsa
www www