Kenalan di HP, Pasangan Ilegal Ini Kepergok di Kamar Hotel Bireuen

Kenalan di HP, Pasangan Ilegal Ini Kepergok di Kamar Hotel Bireuen
Petugas Satpol PP dan WH Bireuen, berjaga-jaga di luar ruangan kantor tempat pasangan non muhrim diamankan di hotel, Selasa (9/2/2016)
Selasa, 09 Februari 2016 18:43 WIB
BIREUEN - Tiga wanita dan dua pria non muhrim digerebek oleh polisi Syariat Islam di dalam satu kamar di Hotel Bireuen Jaya, Kabupaten Bireuen, Aceh. Mereka digerebek Selasa (9/2/2016) pukul 02.30 dini hari.Penggerebekan dilakukan oleh warga desa di seputaran hotel, dibantu anggota Satpol PP dan Wilayatul Hisbah setempat. 

Ketiga wanita itu berasal dari Kecamatan Kota Juang, Kabupaten Bireuen, masing-masing VA (19), WS (19), dan PT (18), diringkus bersama dua orang laki-laki, SF (40) dan seorang rekannya yang belum diketahui identitasnya. 

Kelima orang ini digerebek berada dalam satu kamar di lantai dua hotel yang berada di pusat Kota Bireuen. 

Kepada Kompas.com, wanita-wanita itu mengaku tidur di hotel untuk menemani PT, yang sedang bermasalah dengan keluarganya. Bukan kali ini saja mereka menginap di sana, beberapa malam lalu pun mereka tidur bersama.

“Memang sebelumnya kami saja bertiga tidak ada orang lain datang, tapi tadi malam dua lelaki itu baru datang untuk menyerahkan pinjaman uang sejumlah Rp 300.000,” ungkap WS.

Menurut WS, uang itu untuk membayar kamar yang mereka sewaseharga Rp 200.000 per malam. 

Ketiganya pun membantah melakukan perbuatan asusila. Mereka mengaku baru saja mengenal kedua pria dari telepon salah sambung selepas magrib kemarin.

“Baru kenal dari ponsel, mereka ke mari cuma pinjami uang, saat digerebek juga kami berpakaian lengkap tidak melakukan apapun,” ungkap WS yang diangguki PT dan VA.

Sementara itu, SF rekan pria yang ikut diamankan di ruangan terpisah di Kantor Satpol PP dan WH Bireuen, mengaku juga baru mengenal salah seorang dari ketiga wanita itu.

“Karena mereka pinjam uang jadi saya antar, tiba-tiba digerebek padahal kami tidak melakukan apa-apa,” ungkap SF, Selasa (9/2/2016).

Danton B Satpol PP-WH Bireuen Usman Kelana mengatakan penangkapan tiga wanita dan dua laki-laki itu berdasarkan laporan masyarakat tadi malam. 

Warga yang kemudian melakukan penggerebekan dibantu oleh pihak Satpol PP dan WH untuk mengamankan agar tidak terjadi aksi massa. “Akan kita serahkan ke kepolisian untuk penyelidikan lebih lanjut,” kata dia. ***

Ads
Editor : M. Usandi
Sumber : kompas.com
Kategori : GoNews Group
www www