10 Kabupaten Ditimpa Bencana Alam, Berikut Perkembangan Terbaru Banjir dan Longsor di Sumbar

10 Kabupaten Ditimpa Bencana Alam, Berikut Perkembangan Terbaru Banjir dan Longsor di Sumbar
lokasi banjir di daerah Pangkalan Sumbar (Foto: Humas Pemkab)
Selasa, 09 Februari 2016 09:17 WIB
Penulis: Chairul Hadi
PEKANBARU - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatera Barat mengatakan, bencana banjir bandang yang melanda daerah Pangkalan, Kapur IX, Limapuluh Kota, Sumatera Barat sudah mulai surut. Bahkan Selasa (9/2/2016) pagi, ruas jalan lintas juga telah kembali normal."Sudah normal kembali seperti sedia kala. Dari jam 21.00 WIB malam tadi ruas jalan penghubung Riau-Sumbar di sana juga telah bisa dilewati oleh pengendara. Begitu juga dengan lintas Sumbar-Sumut via Rao juga kembali normal," sebut Kepala BPBD Sumbar, Zulfiatno, Selasa pagi.

Kepada GoRiau.com, Zul menyebutkan, daerah terparah akibat banjir dan tanah longsor ini dialami masyarakat di daerah Solok Selatan. Disana juga tercatat korban jiwa paling banyak atas musibah tersebut. "Sampai pagi ini tim masih melakukan evakuasi rumah yang tertimbun longsor," sambung dia.

Di Solok Selatan, ada enam korban jiwa yang tertimbun longsor. Hingga pagi ini, sudah lima jasad berhasil diketemukan. "Satu lagi bocah berumur dua tahun belum ditemukan, kita lanjutkan hari ini. Mudah-mudahan cuaca mendukung untuk melakukan pencarian," kata dia.

Ads
Zulfiatno menguraikan, sedikitnya ada 10 kabupaten di Sumbar yang terdampak langsung bencana banjir dan tanah longsor, namun yang jadi atensi adalah banjir besar di Pangkalan dan bencana longsor di Solok Selatan yang menerjang ribuan rumah di sana, serta memutuskan jalur transportasi.

"Dengan total tujuh korban jiwa, lima sudah ditemukan dan dua lainnya masih dalam pencarian," sebutnya lagi. "Kalau daerah lain seperti pohon tumbang, jalan amblas, longsor yang memakan bahu jalan. Pagi ini kita dapat info di daerah Dhamasraya juga banjir besar," ungkapnya. ***

Kategori : Uncategories
www www