Home >  Berita >  Banda Aceh

Berdasarkan Qanun Jinayah, Pelaku Pemerkosaan Akan ditangani Oleh Mahkamah Syar'iyah

Berdasarkan Qanun Jinayah, Pelaku Pemerkosaan Akan ditangani Oleh Mahkamah Syariyah
Kepala Dinas Syariat Islam Aceh
Selasa, 19 Januari 2016 22:51 WIB
Penulis: Cut Nurismalia Noviani
BANDA ACEH - Pelaku Pemerkosaan saat ini bukan lagi termasuk tindak pidana umum. Khusus bagi umat muslim, pelaku pemerkosaan termasuk pelanggaran syariat Islam dan kasusnya akan ditangani oleh Mahkamah Syar'iyah.

Hal tersebut seperti yang disampaikan oleh Kepala Dinas Syariat Islam Aceh Syahrizal Abbas kepada GoAceh.co, Selasa (19/1/2016). "Saat ini pelaku pemerkosaan bukan lagi termasuk pidana umum, tetapi ini telah masuk ke dalam pelanggaran syariat Islam," ujar Syahrizal.

Syahrizal menambahkan, hukum tersebut hanya berlaku bagi umat muslim saja. Apabila yang melakukan adalah orang non muslim maka yang menangani kasus tersebut adalah pengadilan negeri.

"Pelaku pemerkosa bagi yang muslim akan diproses di Mahkamah Syar'iyah. Hukum tersebut berlaku sejak disahkannya qanun tentang hukum jinayah november 2015 lalu," tambahnya.

Ads
Hukum ini hanya berlaku untuk daerah Aceh dan khusus bagi orang muslim. Sedangkan untuk non muslim masih berlaku hukum semana mestinya. ***
Kategori : Banda Aceh, Hukrim
www www