Home >  Berita >  Hukrim

Kasus Narkoba Tertinggi di Langsa, Total 161 Kasus dengan 242 Tersangka

Kasus Narkoba Tertinggi di Langsa, Total 161 Kasus dengan 242 Tersangka
ilustrasi
Minggu, 03 Januari 2016 19:09 WIB
LANGSA - Kapolres Langsa, AKBP Sunarya SIK mengatakan, sepanjang tahun 2015, kasus narkotika paling banyak terjadi di Langsa, dibandingkan daerah lain di Aceh. "Sepanjang 2015, total 161 kasus narkoba yang diungkap Polres Langsa, dengan jumlah tersangka seluruhnya 242 orang," kata AKBP Sunarya, Sabtu (2/1).Sebagai perbandingan, tahun 2014 lalu, kasus narkoba yang terungkap di Langsa hanya 89 kasus. Dari sejumlah kasus narkotika dan bahan terlarang itu, tertinggi kasus sabu-sabu yakni 121 kasus, dengan jumlah tersangka 184 orang dan barang bukti (BB) 5,5 Kg sabu.

Selanjutnya, kasus ganja 37 dengan tersangka 49 orang dan barang bukti 44 Kg ganja. Kemudian, ekstasi dua kasus, dengan tersangka empat orang serta BB 281 butir ekstasi, dan satu kasus ketamine, dengan jumlah tersangka tiga orang serta BB bukti 2,5 Kg ketamine.

Ketamine adalah narkotika sintetis, yang dalam dunia medis biasanya digunakan untuk mengobati depresi, yang bisa membuat penggunanya berhalusinasi seolah masuk dalam ruang hampa. Ketamine sering disalahgunakan, karena harganya lebih murah. Dalam kelompok narkoba Ketamine dimasukkan dalam golongan III.

Ads
"Dalam hal pengungkapan kasus, ini bisa dianggap sebagai prestasi bagi kami (Polres Langsa, red). Tetapi sebenarnya, ini merupakan keprihatian kita bersama, yang harus menjadi perhatian serius," katanya saat menggelar konferensi pers akhir tahun, di aula Mapolres setempat.

Pihak kepolisian juga berjanji tetap komit memberantas narkoba tanpa tebang pilih. "Ini telah kami buktikan dengan menangkap satu anggota Polres Langsa yang terlibat narkoba," ujarnya.(zb)

Editor : Ridwan Iskandar
Sumber : serambinews.com
Kategori : Hukrim, Langsa
www www