Home >  Berita >  Umum

Bupati Aceh Utara: Eksekusi Cambuk Tak Beri Efek Jera, Lebih Baik Disuruh Bersihkan Mesjid dan Diberi Ilmu yang Mendidik

Bupati Aceh Utara: Eksekusi Cambuk Tak Beri Efek Jera, Lebih Baik Disuruh Bersihkan Mesjid dan Diberi Ilmu yang Mendidik
Pelaksanaan hukuman cambuk.
Sabtu, 07 November 2015 10:20 WIB
LHOKSUKON - Tiga terdakwa pelanggar Qanun Aceh Nomor 13 tahun 2003 tentang Maisir (Perjudian) telah menjalani eksekusi hukuman cambuk di depan umum yang berlangsung di halaman Mesjid Al-Ikhsan Matang Ubi, Lhoksukon, Aceh Utara, Jumat (06/11) kemarin.Namun Bupati Aceh Utara, H. Muhammad Thaib, secara pribadi dirinya menyatakan bahwa hukuman yang diterapkan seperti itu tidak akan membuat efek jera terhadap terdakwa, dan kasus yang sama akan terulang kembali. Hal itu ia sampaikan saat ditanyai wartawan usai menyaksikan pelaksanaan eksekusi cambuk.

“Ini kan Qanun Aceh, kami Pemda Aceh Utara hanya menyahuti Qanun tersebut. Dan kami mengharapkan ke depan bukan sifat seperti ini yang kami bangun, yang kita mau bangun adalah ilmu,” harap pria yang dikenal dengan sapaan Cek Mad.

Menurutnya, jika pelakunya dihukum (cambuk, red) itu tidak membuat jera. Mendingan, kata Cek Mad, berikan sifat jera kepada pelaku atau dengan cara membersihkan mesjid selama 15 hari, kemudian diberikan ilmu dengan diawasi oleh Wilayatul Hisbah dan Kepolisian.

Ads
“Nah itu baru sifatnya mendidik, nanti diawasi oleh WH dan Kepolisian. Kalau sipelaku dipukul (cambuk), tak akan membuat pelaku berubah, ga percaya? lihat saja. Sifat jeranya untuk menghukum pelaku ya itu tadi, dengan ilmu,” pungkas Cek Mad menjelaskan.

Menurutnya lagi, masyarakat juga tak bisa terus disalahkan, pemerintah juga salah. “Kan faktor ekonomi, yang makin lama makin terhempit. Maka dengan ilmu Insya Allah tidak akan terjadi lagi seperti ini, ilmu yang kita pikirkan ke depan agar terbangunnya suatu daerah, bukan dengan cara pukulan (cambuk),” sebutnya.

Dikatakannya, untuk melakukan eksekusi seperti ini sebenarnya tidak berat, namun hanya saja perubahan yang tidak ada. Maka pihaknya berharap untuk ke depan hukuman yang diberikan cukup dengan memberikan sifat jera lainnya.

“Ke depannya kita harap hal-hal seperti ini dapat diberikan dengan sifat jera yang mendidik, sehingga dia tidak mengulanginya lagi, itu yang kami mau. Motto Aceh Utara adalah meningkatkan Sumber Daya Manusia dan Irigasi,” harapnya lagi.***

Editor : Jamaluddin Iskandar
Sumber : waspada.co.id
Kategori : Umum, Aceh Utara
www www