Home >  Berita >  Banda Aceh

Buntut Rusuh di Lapas Banda Aceh, Kalapas yang Baru Menjabat Satu Bulan Langsung Diberhentikan

Buntut Rusuh di Lapas Banda Aceh, Kalapas yang Baru Menjabat Satu Bulan Langsung Diberhentikan
Polisi bersenjata lengkap melakukan pengamanan di Lapas Banda Aceh, Jumat malam. (foto: serambinews.com/m anshar)
Sabtu, 07 November 2015 00:48 WIB

BANDA ACEH - Rusuh yang terjadi di dalam Lapas Kelas IIA Banda Aceh di Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, Jumat (6/11/2015) malam akhir berhasil dikendalikan. Suasana dalam Lapas sudah kembali kondusif. Namun polisi masih terus melakukan penjagaan ketat di Lapas tersebut

Sebagai ekses dari kerusahan yang disebabkan mandeknya pasokan air bersih, Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Aceh, Suwandi MH Jumat ini juga langsung memberhentikan Kepala Lapas, Ahmad Faidhoni dari jabatannya.

“Kalapas yang sekarang kita berhentikan sementara dulu, terhitung sejak besok ia ditarik ke Kantor Wilayah dan akan kita kirim pejabat lain untuk memimpin Lapas,” ujar Suwandi seperti dikutip serambinews.com.

Dari pertemuan Suwandi dengan napi yang mengamuk di dalam Lapas, mereka menuntut disediakan air malam saat itu juga, disediakan genset dan meminta Kalapas dicopot.

Ads
Merespons tuntutan itu, lima unit mobil tangki dipasok ke dalam Lapas untuk memenuhi kebutuhan air dan Kalapas diberhentikan.

Padahal Kalapas tersebut baru menjabat sekitar satu bulan yang lalu setelah menggantikan Kalapas lama, Ibnu Syukur.

"Keputusan ini kita ambil karena ini darurat, sepertinya warga binaan tidak menyukai Kepala LP saat ini. Kemungkinan karena terlalu tegas, padahal memang saya memerintah Kalapas bertindak tegas, jadi Kalapas bukan dicopot tapi ditarik ke kanwil untuk sementara agar kondisinya aman,” tandas Suwandi.***

Editor : wawan setiawan
Sumber : serambinews.com
Kategori : Banda Aceh
www www