Home >  Berita >  Politik

Pelajari Kearifan Lokal, DPRD Banten Lakukan Lawatan ke DPRA

Pelajari Kearifan Lokal, DPRD Banten Lakukan Lawatan ke DPRA
Senin, 02 November 2015 20:03 WIB
Penulis: Alfin iskandar
BANDA ACEH - Badan Kehormatan (BK) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Banten, Senin (2/11) pukul 10.00 WIB melakukan lawatan ke Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) dalam rangka silahturahmi sekaligus mencari masukan tentang fungsi Badan Kehormatan di DPRA.BK DPRD Banten yang berjumlah 7 (tujuh) orang ini diketuai oleh Sri Hartati, SH menanyakan tentang Tata Cara Beracara serta sanksi untuk anggota DPRA yang melakukan pelanggaran, dan juga apakah di DPRA ada penerapan kearifan lokal.

Sri menyebutkan, BK DPRD Banten selama ini banyak menangani laporan terhadap anggota DPRD yang melakukan pelanggaran kode etik dan bahkan ada persoalan keluarga. "Kami ingin masukan dari BK DPRA dalam penanganan persoalan anggota dewan, mungkin saja ada solusi baru yang bisa kami terapkan di DPRD Banten," terang Sri.

Ketua BK DPRA Makrum Thahir yang memimpin langsung pertemuan itu mengatakan, BK DPRA saat ini baru menyelesaikan pembuatan Tatib Dewan, dan sudah pada tahap koreksi oleh Mendagri.

Ads
Namun demikian, selama Tatib belum ada, BK DPRA belum pernah mendapat laporan terhadap pelanggaran oleh anggota dewan, dan bila ada laporan terhadap anggota dewan, BK DPRA akan menindaklanjutinya, dan bila salah akan diberi sanksi sesuai ketentuan dalam Tatib.

Terkait kearifan lokal, anggota DPRA tidak boleh memakai sandal jepit dan bercelana jeans saat ke kantor DPRA, dan bila di dalam rapat anggota fewan juga tidak boleh merokok. Kemudian di hari Jumat, anggota dewan diwajibkan memakai pakaian yang islami. (rls)

Editor : Syafruddin
Kategori : Politik, Aceh
www www