Home >  Artikel >  Soccer
Liga Champions

Atletico Tekuk Bayern 1-0, Guardiola dan Simeone Puji Niguez

Atletico Tekuk Bayern 1-0, Guardiola dan Simeone Puji Niguez
Aksi pemain Atletico Madrid, Saul Niguez dan pemain PSV Eindhoven, Marco van Ginkel beradu kepala saat berebut bola dalam laga leg kedua babak 16 besar Liga Champions di stadion Vicente Calderon, Madrid, 16 Maret 2016. (tempo.co)
Kamis, 28 April 2016 06:45 WIB
JAKARTA - Atletico berhasil mengalahkan Bayer Muenchen 1-0 pada laga semifinal Liga Champions 2016, di Vincente Calderon, Kamis (28/4/2016) dinihari.

Pertandingan baru berlangsung sebelas menit, Vincente Calderon, markas Atletico bergemuruh, setelah gelandang Spanyol Saul Niguez tampil menawan seorang diri mengobrak-abrik Bayern Munchen.

Pemain tim nasional Spanyol U-21 itu meliuk-liuk meninggalkan pemain tengah Bayern Thiago Alcantara, melewati hadangan dua pemain Bayern, Juan Bernat dan Xabi Alonso. Dalam kotak pinalti, ia mengotak-atik bola menghindari hadangan seorang pemain belakang, sebelum menendang bola hingga berbuah gol.

Gol tunggal Saul bertahan hingga akhir. Atletico sementara memimpin satu gol atas wakil Jerman tersebut. Gol tungga ini sekaligus menjadi modal pertemuan kedua Atletico yang harus bertandang ke Allianz Arena, markas Muenchen, pada leg ke dua pekan depan.

Ads
Meski bermain tanpa Thomas Muller dan Franck Ribery di babak pertama, pelatih Bayern, Pep Guardiola tetap tampil terbuka. Douglas Costa dan Kingsley Coman yang menggantikan posisi keduanya di sayap berupaya membongkar pertahanan solid Atletico.

Namun penyerang Atletico, Torres dan Antoine Griezman, justru memperoleh kesempatan. Sayangnya, tembakan keduanya diblokir Neuer. Hingga pada menit ke-11 gol Saul terjadi.

Sejak itu, Bayern terus mengancam gawang Atletico. Sementara tuan rumah membalas dengan serangan balik yang cepat. Statistik UEFA mencatat Bayern Muenchen unggul telak dalam penguasaan bola yakni 69 berbanding 31 persen. Meski terus ditekan, Atletico bermain disiplin dan efektif.

Pada babak ke dua Bayern Muenchen lebih beringas. David Alaba yang merangsek ke depan gawang Atletico melepaskan tendangan keras, namun membentur tiang gawang Jan Oblak pada menit 54. Bek Muenchen, Javi Martínez, nyaris menyamakan kedudukan lewat sundulan setelah menerima umpan tendangan penjuru Douglas Costa pada menit 56. Beruntung bola bisa ditangkap Jan Oblak.

Pep Guardiola kemudian memasukan Franck Ribery dan Thomas Muller menggantikan Kingsley Coman dan Thiago Alcantara. Pergerakan lincah Ribery di sebelah kiri serangan Muenchen sempat bikin repot bek sayap Atletico. Namun Juanfran berhasil menjalankan tugasnya mengawal ketat Ribery.

Lewat skema serangan balik, Torres menciptakan peluang emas. Ia sudah melewati dua bek Muenchen. Sayang tendangan melengkung bekas penyerang Liverpool itu hanya membentur tiang gawang. Menjelang laga bubar, Muenchen membombardir gawang Atletico lewat tendangan Arturo Vidal, David Alaba dan Mehdi Benatia. Namun skor 1-0 untuk kemenangan Atletico bertahan hingga laga usai.

Susunan pemain kedua tim:

Atletico Madrid: Oblak; Juanfran, Gimenez, Savic, Filipe; Gabi, Augusto, Saul (Partey), Koke; Griezmann, Torres

Bayern Munich: Neuer; Lahm, Martinez, Alaba, Bernat (Benatia); Vidal, Alonso, Thiago (Thomas Mueller); Coman (Ribery), Lewandowski, Costa

Puji Niguez

Pelatih Bayern Muenchen Josep Guardiola memuji gelandang Atletico Madrid, Saul Niguez, sebagai pemain muda yang memiliki bakat besar untuk Spanyol.

Pemain 21 tahun Saul Niguez yang tampil sejak menit awal membuktikan dirinya layak berposisi sebagai gelandang andalan Atletico Madrid setelah membukukan gol cantik ke gawang Muenchen pada menit ke-11.

"Saya mengagumi kualitas Saul," kata Guardiola kepada UEFA usai pertandingan semifinal leg pertama Liga Champions di Vicente Calderon, Kamis. "Saya sudah mengamati dia sebelumnya, dia adalah pemain hebat. Sepak bola Spanyol memiliki bakat besar yang lain."

Niguez,  yang merupakan Pemain Timnas Spanyol U-21, dalam laga itu mencetak gol dengan melewati Juan Bernat dan Xabi Alonso serta David Alaba.

Aksi dia pun dipuji pelatih Atletico, Diego Simeone. "Saul tampak hebat saat melakukan dribble pertamanya. Itu membuat Anda memiliki tenaga untuk melanjutkan," kata Simeone. "Ia punya kemampuan dalam situasi satu lawan satu. Ketika ia mulai melakukan dribble, saya tak bisa membayangkan hal lebih dari itu. Saya sangat gembira."

Niguez, 21 tahun, tengah menjalani musim keduanya di Atletico setelah didatangkan dari Rayo Vallecano. Musim ini ia sudah menyumbang 9 gol buat Atletico di semua kompetisi.***
Editor : sanbas
Sumber : tempo.co
Kategori : Soccer
www www