Home >  Artikel >  Soccer

Tumbangkan Persib, Arema Cronus Juara Piala Bhayangkara 2016

Minggu, 03 April 2016 23:14 WIB
JAKARTA - Arema Cronus berhasil menjuarai turnamen Piala Bhayangkara setelah berhasil menumbangkan Persib Bandung 2-0 pada laga final yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Minggu (3/3/2016) malam.

Dua gol Arema dicetak melalui Raphael Maitimo di menit ke-59 dan Sunarto pada menit ke-84. Di laga ini, penyerang andalan Singo Edan, Cristian Gonzales tidak mencetak satu pun gol. Namun, perannya di laga ini cukup besar. Dua gol yang terjadi, berkat asisst dari Gonzales.

Arema langsung menggebrak di menit pertama.  Cristian Gonzales langsung menebar teror ke  pertahanan Persib dengan melakukan tendangan  spekulasi. Beruntung, bola sepakan penyerang  andalan tim Singo Edan itu masih berada di atas  gawang yang dijaga I Made Wirawan.

Pada saat pertandingan baru berjalan 12 menit,  pelatih Persib Dejan Antonic terpaksa harus  melakukan pergantian pemain. Kapten Persib, Atep  Rizal mengalami cedera akibat benturan dengan  pemain Arema sehingga ditarik keluar. Sebagai  gantinya, ia memasukkan Tantan.

Ads
Tujuh menit setelah diturunkan, Tantan sempat  memberi ancaman terhadap lini pertahanan tim  Singo Edan. Namun sayang, bola masih jauh dari  gawang.

Peluang emas Persib kembali didapat pada menit  ke-24. Penyerang Maung Bandung Juan Carlos  Rodriguez Belencoso yang berhasil lepas dari  kawalan pemain belakang Arema, mendapat  umpan matang dari Tony Sucipto. Tapi  sontekannya tidak akurat, masih melebar ke kiri  gawang Kurnia Meiga.

Pada menit ke-31, Arema mendapat peluang lewat  tendangan bebas Srdan Lopicic. Sepakannya  mengarah ke gawang tetapi masih berhasil  diantisipasi I Made Wirawan.

Hingga babak pertama berakhir, tidak satu pun  kesebelasan yang berhasil mencetak gol. Sehingga  kedudukan tetap imbang 0-0.

Babak kedua baru berjalan delapan menit,  tepatnya menit ke-53, Dejan secara mengejutkan  menarik penyerangnya Samsul Arif. Ia memainkan  gelandang David Laly.

Arema berhasil mencetak gol pada menit ke-59  berkat kerja sama yang apik antara Srdan Lopicic,  Gonzales, dan Raphael Maitimo. Gol berawal dari  tusukan Lopicic ke sisi kiri pertahanan Persib, lalu  bola itu dioper ke Gonzales. Umpan itu pun oleh  Gonzales diteruskan ke Maitimo yang bergerak ke  depan gawang dan akhirnya berbuah gol.

Aremania-sebutan pendukung Arema-merayakan  gol itu dengan menyalakan kembang api. Suasana  pun memanas. Tetapi perayaan kembang api itu  tak berlangsung lama.

Kondisi menjadi ricuh sesaat setelah wasit Nusur  Fadillah mengeluarkan kartu kuning kedua untuk  Yanto Basna. Bobotoh-sebutan pendukung  Persib-melemparkan botol ke arah lapangan.  Mereka juga melemparkan kembang api.  Pertandingan sempat dihentikan sekitar lima menit.  Sebelum akhirnya dilanjutkan lagi.

Unggul 1-0 dan unggul jumlah pemain, pelatih  Arema Milomir Seslija melakukan rotasi pemain. Ia  memasukkan Ferry Aman Saragih menggantikan  Esteban Vizcarra. Berikutnya, ia menarik Ryuji  Utomo Prabowo dan memasukkan Mochamad  Junda Irawan, serta memasukkan Sunarto sebagai  pengganti Lopicic.

Meski tertinggal 1-0, Persib sempat berusaha  melancarkan serangan. Pada menit ke-81,  Belencoso melesakkan tendangan berbahaya ke  arah gawang Meiga. Namun tendangannya masih  ke samping gawang Arema.

Pada menit ke-84, Arema menambah keunggulan  melalui sundulan kepala Sunarto. Ia menyambut  tendangan silang Gonzales dari kanan pertahanan  Persib. Pelatih Milo berlari ke tengah lapangan merayakan gol itu. Hingga pertandingan berakhir kedudukan 2-0 untuk Arema.

Sebagai juara, Arema mendapat hadiah uang tunai senilai Rp 2,5 miliar selain trofi Piala Bhayangkara. Sedangkan, Persib yang menjadi runner up mendapatkan hadiah sebesar Rp 1,5 miliar.***
Editor : sanbas
Sumber : tempo.co
Kategori : Soccer
www www