Profesor Matematika Ini Ungkap Rahasia Kesuksesan Leicester City

Profesor Matematika Ini Ungkap Rahasia Kesuksesan Leicester City
David Sumpter
Sabtu, 27 Februari 2016 01:03 WIB

LONDON - Kisah sukses klub semenjana Leicester City bersaing di papan atas untuk memperebutkan trofi juara England Premier League musim 2015/2016, sangat mengejutkan banyak pihak.

Decak kagum bermunculan, seiring performa skuat The Foxes yang konsisten trengginas melibas banyak klub-klub unggulan. Tapi di lain sisi, keberhasilan skuat besutan manajer gaek Claudio Ranieri itu mengundang banyak pihak yang keheranan untuk melakukan penelitian ilmiah.

Seperti dilansir Sky Sports, salah satu intelektual yang tertarik meneliti performa Leicester City adalah David Sumpter, profesor matematika terapan dan peneliti perilaku (collective behaviour) Universitas Uppsala, Swedia.

Berdasarkan penelitiannya, sang profesor mengungkapkan rahasia sukses Leicester City berada di puncak klasemen sementara EPL adalah kecepatan serangan mereka ke jantung pertahanan lawan.

Ads
"Jamie Vardy dan rekan-rekannya mampu membawa bola sembilan meter lebih dekat ke gawang lawan dalam tiap operannya. Secara matematis, ini sangat fantastis, karena rata-rata klub
Liga Inggris lain hanya mampu menembus jarak dua meter di bawah mereka," tutur Sumpter.

Hebatnya lagi, sambung Sumpter, jarak sembilan meter lebih dekat ke gawang lawan itu dihasilkan rata-rata hanya dari tiga operan pemain.

"Sebagai perbandingan, Arsenal yang bermain penguasaan bola hanya mampu menembus setengah dari jarak operan pemain Leicester. Uniknya lagi, Arsenal butuh enam operan untuk membawa bola 4,5 meter lebih dekat ke gawang lawan," jelasnya.

Selain itu, terus Sumpter, kecepatan serangan Leicester juga ditopang presisi umpan-umpan panjang. "Mayoritas peluang gol mereka dihasilkan dari umpan-umpan panjang yang dilepaskan dari area pertahanan sendiri ke wilayah kosong lawan," tandasnya.

Editor:m usandi
Sumber:tribunnews.com
Kategori:Soccer
wwwwww