Home >  Artikel >  SerbaSerbi

Wanita Tidak Perawan di Negara Ini Bisa Diketahui dari Gaya Rambutnya

Wanita Tidak Perawan di Negara Ini Bisa Diketahui dari Gaya Rambutnya
Gaya rambut amasunzu. (okezone.com).
Minggu, 30 September 2018 12:32 WIB
GAYA rambut tak ada hubungannya denga status pernikahan seseorang. Kecuali di negara bagian Rwanda, Afrika Tengah.Dikutip dari okezone.com yang melansir dari berbagai sumber, Minggu (30/9/2018), masyarakat di negara bagian Rwanda, menganggap gaya rambut amasunzu sebagai status bagi penggunanya.

Wanita yang menggunakan gaya rambut amasunzu melambangkan simbol atau status keperawanan, keanggunan, kerapian dan kedewasaan.

Para wanita yang menggunakan gaya rambut ini dapat membantu orang lain untuk lebih mudah mengidentifikasi status, mengartikan bahwa mereka yang menggunakannnya belum menikah. 

Ads
Amasunzu hanya digunakan bagi wanita yang masih perawan. Setelah menikah, wanita diperbolehkan untuk menggunakan gaya rambut apapun dengan bebas.

Potongan gaya rambut bebas ini disebut uruhanika. Hal ini menunjukkan rasa hormat untuk suami dan anak-anak mereka.

Gaya rambut amasunzu ini masih dipakai oleh pria dan wanita untuk melambangkan status mereka di masyarakat. Sebenarnya bukan hanya untuk melambangkan status, bagi kaum muda yang menggunakan gaya rambut sebagai realisasi diri dan kebanggaan pada budaya Rwanda.

Jika untuk wanita melambangkan keperawanan. Bagi pria, menggunakan gaya rambut amansunzu melambangkan kekuatan, keberanian, pemimpin yang kuat, kaya, dan makmur. Selain itu, gaya rambut ini biasanya digunakan oleh masyarakat yang dihormati, seperti pemimpin suku atau masyarakat yang memiliki status sosial yang lebih tinggi.

Dikalangan para prajurit, amasunzu akan menunjukkan kekuatan, keberanian, dan kebangsawanan. Ada lebih dari 30 gaya rambut amasunzu. Untuk mendapatkan gaya rambut ini butuh keterampilan khusus karena pemotongannya yang harus akurat. ***

Editor : hasann b
Sumber : okezone.com
Kategori : SerbaSerbi
www www