6 Kue Wajib Khas Aceh di Hari Lebaran

6 Kue Wajib Khas Aceh di Hari Lebaran
Kue Karah [Seputar Aceh]
Rabu, 21 Juni 2017 11:57 WIB
Lebaran Idul Fitri sebentar lagi. Para perempuan di Aceh telah sibuk dengan adonan kue di dapur masing-masing. Kue-kue ini sangat wajid dihidangkan di hari lebaran. Kue-kue ini telah ada dari turun-temurun. Kue khas Aceh yang selalu menjadi ikon tersendiri dalam wisata kuliner di negeri ini.
Apa saja kue khas Aceh ini?
 
Keukarah
Kue Karah dikenal juga dengan kue sarang burung. Bentuknya yang berbentuk sarang burung ini sangat mudah dikenali sebagai kue khas Aceh. Kue ini terbuat dari tepung beras, gula, garam. Adonan yang telah diaduk kemudian dimasukkan ke dalam wadah khusus yang bagian bawahnya telah dibolong-bolong. Adonan kue ini tidak boleh keras supaya mudah keluar dari wadah. Wadah adonan ini dibuat dari tempurung kelapa sehingga semakin lama dipakai semakin menghitam dan mengilap dan kuat.
 
Adonan yang telah diisi ke dalam wadah kemudian dikaitkan pada tali di atas minyak panas. Wadah adonan ini kemudian diputar-putar dan diketuk-ketuk supaya adonan keluar merata dan tidak putus-putus.
 
Perempuan Aceh bisa membedakan mana kue karah yang bagus uratnya, mana yang kurang rapi. Proses pematangan kue ini tidak lama. Jika sudah kekuningan lantas dikatupkan dan kue karah siap diangkat dari minyak. Lalu ditempatkan ke dalam wadah besar untuk membuang minyak yang masih melekat. Kue Karah siap dinikmati!

Kue Seupet
Dinamakan Kue Seupet karena pembuatannya dijepit oleh wadah yang terbuat khusus. Wadah yang biasanya dijual itu memiliki aneka corak. Adonan kue seupet juga harus cair karena kue jadinya nanti akan tipis. Adonan kue seupet terdiri dari tepung beras atau tepung kanji, vanilli, garam, gula, telur.

Kue Bhoi
Kue Bhoi tak lain adalah kue yang “biasa” ditemui di pasar. Namun pembuatan kue ini tergolong berbeda karena dimasukkan ke dalam wadah yang unik. Wadahnya bisa berbentuk ikan, bunga-bunga dan lain-lain.

Grue-grue (Kue Pret atau Marke)
Kue ini dikenal dengan sebutan grue-grue atau kue pret. Kue pret karena wadahnya berbentuk panjang dan di bagian sisi bawahnya dibolong-bolong. Adonan yang keras dimasukkan ke dalam wadah kemudian ditekan dari atas dan keluarlah kue pret. Adonan yang keluar dari wadah bisa dibentuk aneka rupa, bulat maupun bentuk hati. Adonan yang telah dikeluarkan dari wadah kemudian digoreng sampai matang.
 
Kue Bawang
Kue ini dinamakan kue bawang karena dicampur dengan bawang merah sehingga rasanya tak jauh beda dengan rasa bawang. Kue bawang biasanya dipotong kecil-kecil sebesar jari anak kecil kemudian digoreng. Rasanya sungguh enak dibandingkan empat kue diatas, menurut saya pribadi.
 
Kue Layang (Goyang)
Kue ini hampir sama dengan kue bawang. Adonannya hampir sama dan cara pembuatan yang berbeda. Kue layang atau goyang memiliki wadah khusus. Adonan yang encer kemudian dilekatkan pada wadah lalu dimasukkan ke dalam minyak panas. Tunggu sebentar, kemudian wadah digoyang-goyang supaya adonan lepas dari wadah.

Suasana lebaran memang berbeda di setiap daerah. Jika Anda ke Aceh, inilah aneka kuliner khas Aceh di hari lebaran!
Editor:Kamal Usandi
Sumber:bairuindra.com
Kategori:SerbaSerbi
wwwwww