Ketahui 4 Fakta Kista Coklat

Ketahui 4 Fakta Kista Coklat
Ilustrasi
Kamis, 04 Mei 2017 08:30 WIB

Sebagai cewek, saat mendengar kata kista pasti terasa menakutkan. Kista bisa muncul di mana saja, tapi yang paling sering terjadi pada perempuan adalah kista ovarium. Kista yang terdapat pada ovarium atau indung telur ini ada berbagai variasi. Salah satunya yang paling sering terjadi adalah yang disebut dengan istilah kista coklat. Yuk, ketahui fakta-faktanya!

Kista Endometriosis atau Kista Coklat

Kista coklat adalah istilah lain dari kista endometriosis. Endometriosis adalah jaringan endrometrium (lapisan rahim) yang tumbuh di luar rahim. Normalnya, endometrium ini ada di dalam rahim kita. Jaringan tersebut juga mengalami proses penebalan dan luruh yang sama dengan siklus menstruasi. Tetapi, karena darah berada di luar rahim, akhirnya mengendap dan nggak bisa keluar. Endapan tersebut beserta dengan jaringan di sekitarnya akan mengalami iritasi. Lama-kelamaan, jaringan parut atau bekas iritasi pun terbentuk. Disebut kista coklat karena di dalamnya berisi penumpukan darah berwarna merah kecokelatan yang bisa pecah.

Tumor Jinak

Ads
Endometriosis ini merupakan tumor jinak, karena jaringannya nggak cepat berkembang. Kalau jaringannya menyebar dan berkembang pesat, maka tumor tersebut ganas atau yang disebut kanker. Ukuran kista coklat juga akan terus berkembang. Cara menghilangkannya adalah dengan jalur pengangkatan atau operasi.

Penyebabnya Menstruasi yang Nggak Bersih

Penyebab munculnya endrometriosis atau kista coklat belum dapat dipastikan 100%. Tapi, salah satunya bisa disebabkan karena darah menstruasi yang nggak keluar seluruhnya lewat vagina. Jadi, darah menstruasi malah menempel di dinding luar indung telur. Kalau terus terjadi, maka akan menggumpal dan menjadi kista.

Nyeri Saat Menstruasi yang Berbahaya

Keberadaan kista di ovarium, gejalanya berupa rasa nyeri setiap kali menstruasi. Nggak hanya saat menstruasi, bahkan ketika sedang tidak menstruasi juga sering terasa nyeri di perut bagian bawah, lho. Rasa nyeri ini akan timbul-hilang. Sehingga biasanya, kita nggak terlalu menaruh perhatian kalau mengalami hal ini. Sebaiknya, kita selalu cek kesehatan alat reproduksi. Nggak perlu malu dan khawatir, karena pemeriksaan dilakukan dengan menggunakan alat USG (ultrasonografi).

Editor:Yuyun
Sumber:gadis.co.id
Kategori:SerbaSerbi
wwwwww