Rajin Menyikat Lidah Cegah Beragam Penyakit Berbahaya

Rajin Menyikat Lidah Cegah Beragam Penyakit Berbahaya
Ilustrasi
Senin, 24 April 2017 09:02 WIB

Sikat gigi dua hingga tiga kali dalam sehari sudah menjadi sebuah kewajiban yang harus dilakukan untuk menjaga kesehatan mulut. Akan tetapi, jika Anda tidak mengambil waktu beberapa menit setiap hari untuk menyikat lidah, maka Anda bisa terkena berbagai penyakit yang berasal dari mulut.

Menurut asisten profesor klinis di Department of Periodontics and Implant Dentistry Vera WL Tang, lebih dari 700 spesies bakteri yang berbeda hidup di mulut. Tidak semua mikroba tersebut berbahaya. Namun, ketika bakteri yang buruk berkembang biak di celah-celah sekitar papila atau benjolan kecil di permukaan lidah, mereka dapat menimbulkan kerusakan.

Lidah seperti spons yang dapat menyerap dan menyebarkan bakteri jahat ke seluruh mulut dan menyebabkan penyakit. Berikut ini adalah beberapa masalah yang dapat ditimbulkan akibat tidak menyikat lidah Anda.

1. Mulut berbau.
Bau mulut adalah masalah nomor satu yang terkait dengan tidak menyikat lidah Anda. Bakteri yang membuat rumah di lidah Anda mulai melakukan pertumbuhan berebih dari bakteri di berbagai tempat dan mengeluarkan bau busuk. Bakteri penyebab bau cenderung mengintai di bagian belakang lidah.

2. Meredam selera makan.
Bila tidak menyikat lidah Anda, lapisan bakteri yang buruk, partikel makanan dan sel kulit mati yang disebut biofilm dapat menutup selera Anda. Ini dapat membuat indera perasa kurang tajam.

3. Lidah berbulu hitam.
Kondisi ini dapat muncul saat papila di lidah Anda mulai ternoda dari makanan sisa atau partikel minuman seperti kopi, dan partikelnya tidak pernah disikat. Ini memberi seluruh lidah penampilan yang gelap dan seperti berbulu. Meski tidak berbahaya, warna gelap dapat hilang setelah disikat.

4. Infeksi jamur mulut.
Secara medis kondisi ini dikenal sebagai sariawan oral yang dapat terjadi ketika tingkat bakteri di mulut Anda keluar mendadak dan jamur alami tumbuh tidak terkendali. Hasilnya, muncul bercak putih di lidah. Obat antijamur dapat digunakan untuk menyembuhkan kondisi ini dan tentunya sikat lidah secara teratur.

5. Penyakit periodontal.
Penumpukan bakteri di lidah Anda bisa menyebar ke gigi yang dapat menyebabkan radang gusi. Jika tidak diobati, peradangan bisa berlanjut ke penyakit periodontal yakni kondisi saat gusi menjauh dari gigi dan ruang di antaranya mengalami infeksi.

Gigi Anda mungkin dapat copot tapi yang lebih mengkhawatirkan dari penyakit ini adalah munculnya peradangan kronis yang disebabkan oleh penyakit periodontal dan berkaitan dengan risiko serangan jantung, stroke, dan keguguran.

 

Ads
Editor:TAM
Sumber:mediaindonesia.com
Kategori:SerbaSerbi
wwwwww