ISIS Bantah Anggotanya Tewas oleh 'Ibu dari Semua Bom'

ISIS Bantah Anggotanya Tewas oleh Ibu dari Semua Bom
Ibu segela bom milik Amerika Serikat yang dijatuh di Afghanistan
Sabtu, 15 April 2017 07:48 WIB
KABUL - ISIS menyangkal bahwa pejuangnya tewas atau terluka oleh bom non nuklir terbesar yang dijatuhkan oleh Amerika Serikat (AS) di Afghanistan. Bom yang dijuluki 'ibu dari semua bom' itu dijatuhkan militer AS di provinsi Nangarhar

Bantahan itu keluarkan melalui media milik kelompok tersebut, Amaq News Agency. Dalam bantahannya, ISIS membantah korban jatuh menyusul serangan yang melibatkan senjata non-nuklir terbesar yang pernah digunakan dalam pertempuran oleh AS seperti dikutip dari Independent, Sabtu (15/4/2017).

Sebelumnya diberitakan sebanyak 36 pejuang ISIS diduga tewas dalam serangan yang menggunakan sebuah bom yang secara resmi dikenal sebagai GBU-43B. Dijuluki “ibu dari semua bom,” senjata itu dijatuhkan dari sebuah pesawat MC-130 di distrik Achin dari Nangarhar, yang berbatasan dengan Pakistan.

Komandan tertinggi militer AS di Afghanistan - General John Nicholson - mengatakan bahwa keputusan untuk menyebarkan bom itu murni taktis, dan dibuat sebagai bagian dari kampanye melawan pejuang yang mempunyai hubungan dengan ISIS.

“Ini adalah pertama kalinya kami menemui kendala yang luas untuk kemajuan kita. Ini adalah waktu yang tepat untuk menggunakannya taktis terhadap sasaran yang tepat di medan perang,” katanya

GBU-43 adalah sebuah senjata yang dipandu dengan GPS yang belum pernah digunakan dalam pertempuran sejak tes pertama pada tahun 2003. Ketika itu, bom tersebut menghasilkan awan jamur yang terlihat dari 32 km jauhnya.

Kekuatan destruktif bom itu melepaskan kekuatan setara dengan 11 ton bahan peledak. Artinya jika dibandingkan dengan bom atom yang dijatuhkan di Jepang pada akhir Dunia Kedua relatif kecil. Bom atom yang dijatuhkan di dua kota Jepang, Hiroshima dan Nagasaki, memiliki ledakan setara dengan antara 15.000 dan 20.000 ton TNT. 
Ads
Editor:Kamal Usandi
Sumber:sindonews.com
Kategori:SerbaSerbi
wwwwww