Jemaah Umrah dan Haji Indonesia Bakal Kena Dampak Sanski untuk Qatar

Jemaah Umrah dan Haji Indonesia Bakal Kena Dampak Sanski untuk Qatar
Ilustrasi [aljazeera]
Selasa, 06 Juni 2017 11:47 WIB

JAKARTA – Bisa dibayangkan keruwetan yang bakal terjadi di kawasan Teluk Persia dengan Qatar sebagai episentrum. Mulai kemarin (5/6) hingga 14 hari ke depan, arus migrasi dari dan ke Qatar harus dilakukan pada saat semua jalur transportasi diblokade.

Warga Bahrain, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab (UEA) diperintah pemerintah masing-masing keluar dari Qatar. Sementara itu, penduduk Qatar di negara-negara tersebut juga harus kembali ke negeri mereka.

Padahal, penerbangan dari dan ke Qatar dihentikan mulai hari ini, Selasa (6/6/2017). Jalur laut dan darat juga ditutup. Penyebab keruwetan itu adalah pemutusan hubungan diplomatik yang dilakukan enam negara kemarin. Dimulai dari Bahrain dan disusul Arab Saudi, Mesir, UEA, Yaman, dan pemerintah Libya wilayah timur.

loading...
Kekisruhan di kawasan Teluk tersebut pun berimbas ke Indonesia. Karena Qatar Airways dilarang masuk Saudi, jamaah umrah maupun haji khusus yang menggunakan maskapai Qatar itu pun otomatis kena dampaknya.

Sekjen Himpunan Penyelenggara Umrah dan Haji Khusus (Himpuh) Anton Subekti menyatakan, maskapai Qatar menjadi pilihan menarik bagi pengelola travel. Sebab, biayanya relatif murah. ”Sebelum Ramadan lalu, saya menerbangkan jamaah umrah menggunakan maskapai ini,” ucapnya di Jakarta kemarin.

Anton menjelaskan, penutupan akses penerbangan Qatar Airways berlaku efektif sejak kemarin. Sehingga potensi gangguan penerbangan umrah terjadi untuk penerbangan kemarin petang sampai kemarin dini hari WIB.

Editor:TAM
Sumber:JawaPos
Kategori:Ragam
wwwwww