Inilah 10 Pemicu Krisis Diplomatik di Qatar

Inilah 10 Pemicu Krisis Diplomatik di Qatar
Ilustrasi
Selasa, 06 Juni 2017 12:25 WIB

JAKARTA - Perpecahan antara Qatar dan negara Teluk memuncak pada isu Iran. Namun, perselisihan di sana sesungguhnya telah lahir sejak beberapa dekade sebelumnya. Kondisi tersebut mengikuti sikap Mesir dan Arab Saudi yang ingin mendominasi haluan politik di Timur Tengah.

Berikut ini adalah 10 hal yang memengaruhi terjadinya krisis diplomatik yang kini melanda Qatar.

1. Berawal dari pidato Sang Emir

loading...
Meski perselisihan Qatar dengan negara-negara Teluk telah berlangsung sejak dua dekade silam. Namun pidato Emir Tamim bin Hamad al-Thani pada Mei 2017 merupakan pemicu letupan terbesar.

Dia secara terang-terangan menyatakan dukungan terhadap Iran, Hamas, dan Ikhwanul Muslimin, serta menutup pintu rekonsiliasi antara lima negara minyak di Teluk Persia.

2. Kebohongan lewat media

Kantor berita Pemerintah Qatar, QNA, menerbitkan berita yang menyebut Doha menarik duta besar dari Arab Saudi, Bahrain, Mesir, dan Uni Emirat Arab setelah menemukan adanya konspirasi melawan Qatar.

Meski dibantah, laporan tersebut terlanjur memicu ketegangan politik di Teluk.

3. Eskalasi di Arab Saudi

Kritik kepada Tamin al-Thani terkait adanya sentimen anti Iran di Timur Tengah dianggap lancang.

Editor:TAM
Sumber:Kompas.com
Kategori:Ragam
wwwwww