Emir Kuwait Desak Qatar Redakan Ketegangan

Emir Kuwait Desak Qatar Redakan Ketegangan
Emir Kuwait, Sheikh Sabah Al-Ahmad Al-Jaber Al-Sabah
Selasa, 06 Juni 2017 15:33 WIB

JAKARTA - Emir Kuwait, Sheikh Sabah Al-Ahmad Al-Jaber Al-Sabah mendesak pemimpin Qatar untuk meredakan ketegangan di kawasan. Selain itu Al-Sabah juga meminta Tamim bin Hamad al-Thani menahan diri agar tidak semakin memperburuk krisis diplomatik dengan negara-negara Teluk.

“Al-Sabah mengungkapkan keinginannya agar penguasa Qatar berupaya mengurangi ketegangan dan menahan diri untuk tidak mengambil keputusan yang dapat menyebabkan eskalasi,” kata kantor berita Kuwait, Kuna, Senin (5/6/2017) waktu setempat.

Al-Sabah, yang melakukan pembicaraan dengan Tamim melalui telepon, meminta Qatar memberi kesempatan pada upaya mediasi guna menyelesaikan sengketa. Hal yang sama juga diungkapkan Turki, Iran dan Rusia.

Sementara itu, juru bicara Kementerian Luar Negeri Pakistan mengatakan negara yang terletak di Asia Selatan itu tidak berencana untuk memutus hubungan diplomatiknya dengan Qatar.

Ads
"Negara tidak memiliki rencana seperti itu," kata Nafees Zakaria, menyusul langkah mengejutkan dari sekutu utama Islamabad, Arab Saudi, dan tiga negara Timur Tengah lainnya, yang memutus hubungan diplomatik dengan Qatar.

"Saat ini tidak ada keputusan terkait Qatar, [kami] akan mengeluarkan sebuah pernyataan jika ada perkembangan lebih lanjut,” tambah Zakaria.

Pakistan, yang memiliki banyak populasi Muslim Syiah, dalam beberapa tahun terakhir terjebak dalam perseteruan antara sekutu Sunni mereka, Arab Saudi, dan negara tetangganya yang mayoritas Syiah, Iran.

Meksipun demikian, Pakistan meyakinkan bahwa hubungan diplomatik dengan Qatar baik-baik saja.

Editor:TAM
Sumber:cnnindonesia.com
Kategori:Ragam
wwwwww