Total Denda Rp2,089 Triliun, KPPU Lemah Eksekusi

Total Denda Rp2,089 Triliun, KPPU Lemah Eksekusi
Ilustrasi [CNN Indonesia]
Rabu, 31 Mei 2017 09:51 WIB

Total Denda Rp2,089 Triliun, KPPU Lemah Eksekusi

JAKARTA - KPPU merilis total denda dan ganti rugi dalam kurun 2000 – 2017 mencapai Rp2,089 triliun yang berasal dari denda bersyarat maupun administratif. Sayangnya, baru sekitar Rp303 miliar yang baru disetor ke kas negara.

Padahal, ada Rp462 miliar yang sudah berkekuatan hukum tetap dan seharusnya para pelaku usaha yang diputus bersalah menyetorkannya. Setidaknya, hingga saat ini ada 127 terlapor yang harus membayar denda, namun belum melaksanakannya.

Goprera Panggabean, Direktur Penindakan KPPU, mengatakan terlapor yang belum membayar dikarenakan status putusannya belum incracht, maupun ketidakmampuan untuk membayarnya. Dia mengungkapkan ada pelaku usaha yang membayarkan denda dengan mengangsur, akibat ketidakmampuan untuk langsung melunasinya.

“Kalau kita maju ke pengadilan, pasti akan diminta daftar aktivanya, sementara kami tidak memiliki kewenangan di situ. Ada pula, karena lamanya proses hukum, alamat terlapor sudah pindah sehingga sulit untuk dilakukan eksekusi,” tuturnya dalam Paparan Kinerja KPPU, Selasa (30/5/2017).

Ads
Total besaran denda berasal dari 348 perkara, yang terbagi atas 245 perkara tender, non tender sebanyak 55 perkara, serta 8 perkara untuk keterlambatan notifikasi merger.

Sementara itu, jika ditilik dari perkara yang diputus pada 2017, setidaknya KPPU sudah menjatuhkan denda senilai Rp212 miliar. Berasal dua perkara non tender dan lima perkara tender. Hanya saja, jumlah denda tersebut, belum dapat disetorkan ke kas negara, karena status hukumnya, belum tetap.

Editor:TAM
Sumber:Kontan.co.id
Kategori:Ragam
wwwwww