Seperti Raja Salman, Raja Swedia juga Tanam Pohon Kayu Besi

Seperti Raja Salman, Raja Swedia juga Tanam Pohon Kayu Besi
Presiden Joko Widodo (kedua kanan) bersama Ibu Negara Iriana Joko Widodo (kanan) dan Ratu Swedia Sylvia (kiri) menyaksikan penanaman pohon kayu besi atau ulin (Eusideroxilon swageri) oleh Raja Swedia Carl XVI Gustaf (kedua kiri) di halaman belakang Istana
Senin, 22 Mei 2017 21:33 WIB

BOGOR  - Raja Swedia , Carl XVI Gustaf, menanam pohon kayu besi alias ulin (Eusideroxilon swageri) di halaman belakang Istana Bogor sebagai bagian dari rangkaian kunjungannya ke Indonesia. Presiden Joko Widodo menerima kunjungan kenegaraan Raja Carl XVI Gustaf, di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Senin (22/5/2017).

Kehadiran Raja Carl XVI Gustaf yang datang bersama Ratu Sylvia ke Indonesia ini merupakan yang pertama kali setelah 65 tahun kedua negara menjalin hubungan bilateral. Selama prosesi penanaman pohon ulin ini dilaksanakan, Ibu Negara, Iriana Joko Widodo, dan Ratu Silvia tampak mendampingi keduanya.

Pohon yang sama juga sebelumnya ditanam Jokowi bersama dengan Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz, beberapa waktu lalu di taman Istana Merdeka, Jakarta. "Kayu ulin itu kayu yang paling kuat. Supaya hubungan kita menjadi kuat sekali, sekuat kayu ini," ujar Jokowi menjelaskan filosofi pemilihan jenis tumbuhan keras itu pada 2 Maret 2017. Kayu besi memiliki berat jenis lebih dari 1 sehingga dia potensial tenggelam di dalam air, dan memiliki tingkat kekerasan luar biasa. Dia tahan direndam dalam air dan kebal dari rayap secara alami.

Raja Carl XVI Gustaf merupakan salah satu raja di dunia yang sangat peduli kepada kelestarian lingkungan. Dia pernah sampaikan kepada publik secara terbuka agar mengurangi kebiasaan mandi dalam bath-tub karena masih sangat banyak orang di Bumi yang kesulitan mendapat air bersih.

loading...
Pada sisi lain, Istana Bogor bersisian dengan Kebun Raya Bogor yang baru saja merayakan 200 tahun pendiriannya.

Swedia memainkan peran sangat penting dalam dunia botani dengan semua implikasinya, sejak sistem nomenklatur tumbuh-tumbuhan itu ditemukan Carolus Linnaeus, seorang warga negara Swedia, ahli botani dan taksonomi (ilmu penamaan dan identifikasi tumbuhan). Dialah yang menemukan sistem penamaan ilmiah atas tumbuh-tumbuhan secara binomial alias dua kata, yaitu genus dan species-nya.

Selama jalan-jalan di Kebun Raya Bogor, Jokowi sendiri yang mengemudikan mobil golf bertenaga listrik itu, dengan Raja Carl XVI Gustaf ada di sisinya. 

Setelah itu mereka berbincang di beranda sambil menikmati keindahan patung Tangan Tuhan, karya dari pematung asal Swedia, Carl Milles, yang turut menghiasi halaman belakang Istana Bogor.  Patung Tangan Tuhan ini dihadiahkan kepada rakyat dan pemerintah Indonesia pada 1957.

Dalam penyambutan ini, Jokowi mengenakan pakaian adat khas Betawi. Sementara Iriana Jokowi anggun dalam balutan kebaya berwarna merah.

Editor:TAM
Sumber:Antara
Kategori:Ragam
wwwwww