Goaeceh
Home >  Artikel >  Ragam

Peneliti Prancis Temukan Cara Atasi Dampak WannaCry

Peneliti Prancis Temukan Cara Atasi Dampak WannaCry
Ilustrasi
Sabtu, 20 Mei 2017 10:25 WIB

FRANKFURT - Para peneliti Prancis para Jumat menyatakan mereka telah menemukan peluang terakhir bagi para teknisi untuk menyelamatkan berkas-berkas Windows yang dienkripsi oleh WannaCry, berpacu melawan tenggat sementara ransomware mengancam mulai mengunci komputer-komputer yang menjadi korban infeksi pertama sepekan lalu.

WannaCry mulai melanda di seluruh dunia Jumat sepekan lalu dan menginfeksi lebih dari 300.000 komputer di 150 negara, mengancam untuk mengunci berkas-berkas korban yang tidak mau membayar tebusan 300 sampai 600 dolar AS dalam sepekan infeksi.

Satu tim peneliti keamanan yang anggotanya tersebar di beberapa negara mengatakan mereka berkolaborasi membangun solusi untuk membuka kunci enkripsi berkas-berkas yang terdampak serangan global, yang telah dikonfirmasi oleh beberapa peneliti keamanan mandiri.

Para peneliti mengingatkan bahwa solusi mereka hanya bekerja pada kondisi tertentu, misalnya jika komputer belum mengalami reboot sejak terinfeksi dan ada perbaikan sebelum WannaCry melancarkan ancaman untuk mengunci berkas-berkas mereka secara permanen.

Europol menyatakan di Twitter bahwa European Cybercrime Centre telah menguji perangkat baru tim tersebut dan menyatakan bahwa itu "bisa memulihkan data dalam beberapa keadaan."

Kelompok peneliti yang mengembangkan solusi itu meliputi Adrien Guinet, yang bekerja sebagai ahli keamanan, Matthieu Suiche yang dikenal sebagai peretas internasional, dan Benjamin Delpy, yang membantu di sela waktu kerjanya di Banque de France.

"Kita tahu kita harus cepat, saat waktu berlalu, makin sedikit peluang untuk pulih," kata Delpy setelah merilis cara yang bisa dilakukan untuk mendekripsi WannaCry pada Jumat pukul 06.00 waktu Paris, setelah dua malam begadang mengerjakannya pekan ini.

Delpy menyebut perangkat gratisnya untuk mendekripsi komputer-komputer terinfeksi tanpa membayar tebusan sebagai "wanakiwi".

Sementara Suiche membuat satu blog berisi rincian detail teknis untuk merangkum pengetahuan yang disampaikan kelompok daring dan berpacu untuk berbagi dengan staf teknis di organisasi-organisasi yang terinfeksi WannaCry.

Wanakiwi dengan cepat diuji dan terbukti bekerja pada Windows 7 dan Windows versi XP dan 2003 yang lebih lama, kata Suiche, menambahkan bahwa dia yakin perbaikan yang dikembangkan tergesa-gesa itu juga bekerja pada Windows 2008 dan Vista, yang artinya seluruh PC di dunia yang terdampak.

"(Metodenya) seharusnya bisa bekerja pada sistem operasi apa saja dari XP sampai Win7," kata Suiche kepada kantor berita Reuters melalui pesan langsung di Twitter.

Ads
Editor : TAM
Sumber : Antara
Kategori : Ragam
www www