Hadiah dari Murid untuk Ustazah Ini Bikin Haru

Hadiah dari Murid untuk Ustazah Ini Bikin Haru
Ilustrasi
Sabtu, 20 Mei 2017 11:05 WIB
Bagi masyarakat Malaysia, tanggal 16 Mei selalu diperingati sebagai hari guru. Para murid akan memberikan hadiah kepada guru mereka, baik berupa vas bunga maupun pakaian.Itu hanya bagi murid yang mampu. Sementara murid yang tidak mampu, ada yang memberi hadiah sekadarnya dan ada pula yang tidak.

Meski begitu, semua murid tentu ingin memberikan hadiah. Seperti yang dikisahkan oleh guru bernama Jamaliah Amirul, yang dikenal dengan Ustazah Lia.

Dia mengunggah foto secarik kertas bersama empat keping uang receh di akun Facebook. Itu merupakan pemberian dari salah satu muridnya, Huda.

Tertinggal di Kantin

loading...
Sekadar berbagi suka duka Hari Guru hari ini 16 Mei 2017. Al kisah hari ini.

Saat istirahat Kak Lia ke kantin sekolah. Sampai di kantin sekolah, Kak Lia ditegur ibu penjaga kantin.

Ibu penjaga kantin: ustazah ini yang namanya Jamaliah kan?

Kak Lia: Ya saya, Bu. (Dalam hati rasanya pelik ditanya seperti itu. Menduga tampaknya Kak Lia guru baru di situ mungkin, sehingga dia bertanya).

Ibu penjaga kantin: Tadi ada anak meninggalkan kertas berisi uang receh. Tapi di kertas ditulis Untuk Ustazah Jamaliah indah namanya. (Awalnya Kak Lia mengira ibu ini yang memuji nama Kak Lia indah, karena tidak tahu lagi bagaimana ceritanya). Tapi ibu sudah tunjukkan ke ustazah yang lain tadi.

Kak Lia pun menjawab, " Ok, ibu, terima kasih."

Kak Lia lalu pergi ke meja untuk makan bersama guru-guru yang lain.

Sesampai di meja, seorang ustazah menunjukkan Kak Lia kertas berisi uang receh yang dimaksud ibu penjaga kantin tadi. Setelah melihat baru Kak Lia paham apa yang disampaikan ibu penjaga kantin.

Bertanya di Kelas

Di atas kertas ada tulisan Dari Huda. Saat masuk kelas, Kak Lia lalu bertanya. Siapa yang membuat ini, menulis nama ustazah tapi dia tinggalkan di kantin.

Huda murid yang pendiam tak berbicara apa-apa. Kak Lia tanya... " Ini punya kamu, Huda?" Huda menganggukkan kepala.

" Huda mau berikan ke ustazah?" Sekali lagi dia anggukkan kepala.

" Uang receh ini punya Huda kan... Huda ingin berikan pada ustazah?" tanya Kak Lia.

" Itu uang tabungan saya. Saya kumpulkan untuk ustazah."

Pelukan Mengharukan

Tiba-tiba, air mata menetes.

" Ya Allah... ustazah tidak minta hadiah apapun Huda... Sini, ustazah peluk kamu. Kenapa kamu berikan uang tabunganmu?"

" Saya tidak punya uang banyak. Saya tidak tahu akan memberikan hadiah apa pada ustazah."

Ya Allah, sudah 10 tahun mengajar, ini pertama kali begitu tersentuh dengan hadiah Hari Guru.

Semoga murid ini tumbuh menjadi anak yang taat kepada perintah Allah. Anak yang saleh pada ibu bapaknya.

Editor:Yovi Ansari
Sumber:dream.co.id
Kategori:Ragam
wwwwww