Ini Alasan Miryam Kabur hingga jadi Buronan

Ini Alasan Miryam Kabur hingga jadi Buronan
Tersangka kasus e-KTP Miryam S Haryani digiriing ke kantor KPK usai diringkus aparat kepolisian di Hotel Grand Kemang, Jakarta Selatan, Senin (1/5/2017) dini hari tadi. [Jawa Pos]
Senin, 01 Mei 2017 20:21 WIB
JAKARTA - Buronan Komisi Pemberantasan  Korupsi (KPK) Miryam S Haryani telah dibekuk polisi Senin (1/5/2017) di Hotel Grand Kemang, Mampang, Jakarta Selatan, pada pukul 00.20 WIB. Dia diamankan bersama adiknya AP sedang ada di dalam kamar hotel.Kapolda Metro Jaya Irjen Mochammad Iriawan mengatakan, mereka telah melakukan pemeriksaan awal kepada Miryam. Dari situ diketahui alasan dia kabur hingga akhirnya dijadikan buronan lembaga antirasuah.

"Katanya yang bersangkutan (Miryam) ini kaget kenapa ditetapkan sebagai tersangka sehingga dia pergi untuk mencari orang yang bisa berdiskusi terkait dengan penetapan tersangkanya itu," kata dia di Polda Metro Jaya.

Lulusan Akpol 1994 ini menambahkan, secara garis besar Miryam dijadikan tersangka memang karena memberikan keterangan palsu.  "Nanti lebih jelasnya tim lawyer yang bersangkutan yang menjelaskan," tambahnya.

Sekarang kata dia mereka akan menyerahkan Miryam ke KPK untuk menjalani pemeriksaan lanjutan. "KPK yang akan mendalami," tegasnya.

Sebelumnya Miryam ditangkap pada pukul 00.20 WIB di Hotel Grand Kemang, Mampang, Jakarta Selatan. Penangkapan kata dia berdasarkan surat permintaan per tanggal 26 April dari KPK. "Mulanya yang bersangkutan terendus di Bandung. Di sana sempat di tempat kerabat di Waligin, kemudian ke Transhotel," kata dia.

Lalu pada tanggal 30 April, Miryam terlacak kembali ke Jakarta dan langsung ke ditangkap di Hotel Grand Kemang bersama adiknya AP. Kemudian kini Miryam telah selesai diperiksa dan dibawa ke Komisi Pemberantasan Korupsi ini menjalani pemeriksaan lanjutan seputar kasus E-KTP.
Ads
Editor:TAM
Sumber:JawaPos
Kategori:Ragam
wwwwww