Pembahasan RUU Pemilu Dipastikan Molor Hingga Mei

Pembahasan RUU Pemilu Dipastikan Molor Hingga Mei
Ilustrasi [okezone.com]
Selasa, 25 April 2017 15:11 WIB

JAKARTA - Pembahasan RUU Pemilu dipastikan molor. Penutupan masa sidang IV bakal berlangsung akhir April, tapi pembahasan belum juga rampung.

"Karena undang-undang pemilu penggabungan dari tiga undang-undang rasanya berat kalau kita paksakan dua masa sidang. Kita mau tambah masa sidang lagi jadi kita selesaikan pertengahan Mei sampai akhir Mei," kata Wakil Ketua Komisi II, Riza Patria di Gedung DPR, Jakarta Pusat, Selasa (25/4/2017).

Riza menyebut dari 3055 daftar inventaris masalah (DIM) yang dibahas, kurang lebih 2500 DIM sudah selesai dibahas. Politikus Gerindra itu yakin dalam 1-2 minggu keseluruhan DIM selesai dibahas.

Adapun terkait 13 isu krusial yang sudah dikecurutkan dalam lima isu yakni presidential threshold, parlimentary thershold, terbuka tertutup, konversi suara ke kursi, dan penataan dapil, tinggal menyamakan suara.

Ads
"Semua sudah dikerucutkan tinggal pansus bersama fraksi, pimpinan partai duduk satu meja untuk menyepakati isu. Kalau tidak sepakati tentu pilihannya voting," kata Riza

Meski begitu, pansus kata dia bakal bekerja keras supaya tidak terjadi voting. Dia juga meminta gagasan ide fraksi terkait lima isu krusial itu disampaikan ke pansus tidak perlu sampai ke paripurna. "Kita usahana tidak sampai paripurna," tambah Riza.

Riza menyebut pembahasan RUU Pemilu tidak sesuai target selesai akhir April lantaran pansus tidak mau buru-buru. Pansus ingin Pemilu 2018 dan 2019 lebih baik. "Kami mau memastikan undang-undang ini bisa lebih baik tidak hanya cepat selesai," pungkas dia.

Editor:TAM
Sumber:mediaindonesia.com
Kategori:Ragam
wwwwww