Laba Bersih BCA Naik 10,7 Persen di Kuartal Pertama

Laba Bersih BCA Naik 10,7 Persen di Kuartal Pertama
Ilustrasi [Liputan6]
Jum'at, 21 April 2017 09:48 WIB

JAKARTA - Kinerja PT Bank Central Asia Tbk (BCA) dan entitas anak pada kuartal pertama 2017 cukup memuaskan. Laba bersih BCA meningkat 10,7 persen menjadi Rp 5 triliun. Pada periode yang sama tahun lalu, emiten berkode saham BCA itu mencatat laba bersih Rp 4,5 triliun.

Pendapatan operasional BCA yang terdiri atas pendapatan bunga bersih dan pendapatan operasional lainnya tumbuh 5,3 persen menjadi Rp 13,5 triliun.

Presiden Direktur BCA, Jahja Setiaatmadja mengatakan, sumbangan laba dari net interest margin (NIM) menurun. ”Secara average perbankan, memang NIM turun. Sekarang sekitar 6,3 atau 6,4 persen lah. Tahun lalu 6,8 persen,” katanya, Kamis (20/4/2017).

BCA, menurut dia, telah banyak melakukan penyesuaian lending rate, terutama kepada nasabah korporasi. Untuk itu, perseroan menyeimbangkan hal tersebut dari kredit konsumer seperti kredit pemilikan rumah (KPR) dan kredit kendaraan bermotor (KKB).

Ads
Kredit korporasi hanya dimainkan sekitar 12 bank dan kredit konsumer sepuluh bank. Persaingan pada segmen UKM cukup ketat. Sektor usaha yang kini dinilai cukup baik adalah galangan kapal dan pertambangan.

”Kami, sih, enggak terlalu menentukan mana yang bakal kami masuki segmen kreditnya. Selama ada peluang, ya kami masuk ke situ. Bahkan, kalau pun sektor itu lagi jelek, selama player-nya (pelaku usaha, Red) bagus, kami bisa salurkan kredit dengan tetap berusaha menjaga kualitasnya,” ujarnya.

Editor:TAM
Sumber:JPNN
Kategori:Ragam
wwwwww