Erdogan: Hasil Referendum Bersih dari Kecurangan

Erdogan: Hasil Referendum Bersih dari Kecurangan
Recep Tayyip Erdogan dan istrinya, Emine [EPA]
Senin, 17 April 2017 08:25 WIB

ANKARA - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menyeru perdana menteri dan pemimpin partai nasionalis untuk menyelamati mereka menyusul hasil referendum konstitusi Turki, Minggu (16/4/2017), yang disebutnya bebas dari kecurangan, kata sumber-sumber kepresidenan seperti dikutip Antara.

Sumber-sumber kepresidenan menyebutkan bahwa Erdogan berterima kasih kepada Perdana Menteri Binali Yildirim atas aspirasi rakyat Turki dalam referendum itu.

Dari 98,2 persen surat surat yang sudah dihitung, 51,31 persen suara memberikan "Ya" atau mendukung referendum konstitusi Turki, lapor kantor berita Anadolu.

Sebaliknya, Partai oposisi terbesar Turki, Partai Republik Rakyat (CHP), menuntut penghitungan ulang 60% suara dalam referendum konstitusi yang akan memberi kekuasaan lebih besar kepada Presiden Tayyip Erdogan, kata wakil ketua partai itu, Erdal Aksunger, seperti dikutip Antara.

Ads
CHP menyatakan aksi-aksi tidak sah telah terjadi sehingga menguntungkan kubu pemerintah dalam referendum itu.

Komisi pemilihan umum Turki menyatakan akan menghitung ulang surat suara yang tidak distempel para petugasnya jika terbukti ada kecurangan. Muncul banyak keluhan bahwa para petuhas komisi pemilu di TPS-TPS tidak mencap surat suara masuk.

Suara pendukung perubahan konstitusi Turki menang tipis 51,7 persen dari sekitar 95 persen suara yang sudah masuk, lapor kantor berita Anadolu.

Suara "Tidak" unggul di tiga kota terbesar Turki --Istanbul, Ankara dan Izmir--, serta di daerah selatan Turki yang mayoritas berpenduduk Kurdi.

Editor:TAM
Sumber:Antara/MediaIndonesia
Kategori:Ragam
wwwwww