Dua WN Malaysia Tertangkap TNI Bawa Amunisi di Perbatasan

Dua WN Malaysia Tertangkap TNI Bawa Amunisi di Perbatasan
Ilustrasi
Minggu, 16 April 2017 18:20 WIB

PONTIANAK - TNI menangkap dua warga negara  Malaysia yang diketahui membawa 30 butir peluru airsoft gun berkaliber 12 mm dengan jenis pelontar Merk Mega Buckshot 00B, ketika melintas di jalan tikus perbatasan Indonesia – Malaysia, Kecamatan Badau, Kapuas Hulu Kalimantan Barat.

"Keduanya tertangkap sekitar pukul 07.13 WIB ketika anggota kita sedang melaksanakan sweeping di jalan tikus Sepandan," kata Danyon 502/ Ujwala Yudha Para Raider, Letkol Inf Febi Triandoko ketika ditemui di Pos Kotis Satgas Pamtas Yonif Para Raider 502/Ujwala Yudha di Badau, Kapuas Hulu Kalimantan Barat, Minggu (16/4/2017).

Ia menjelaskan selain dua warga Malaysia yang tanpa paspor Ambun (43) dan Winne (18) juga diamankan Bunyamin (50)-- tukang ojek sepeda motor yang membawa dua orang asing tersebut.

Dua warga Malaysia itu melintas di jalan tikus Sepandan Desa Badau, Kecamatam Badau, Kapuas Hulu, pada pukul 07.13 menggunakan sepeda motor jenis Jupiter merah hitam bernomor KB 3632 FD dari Malaysia.

Ads
Saat dihentikan dan dilakukan pemeriksaan barang oleh anggota batalyon 502/ Ujwala Yudha Para Raider, kedua orang asing itu tidak memiliki dokumen resmi paspor. "Dari hasil pemeriksaan yang membawa amunisi tersebut yaitu Ambun, dan Winne pengikut, sedangkan Bunyamin merupakan tukang ojek," jelas Febi.

Selanjutnya WN Malaysia tersebut beserta tukang ojek dan barang bukti diserahkan kepada pihak kepolisian setempat untuk proses hukum lebih lanjut.

Editor:TAM
Sumber:beritasatu.com
Kategori:Ragam
wwwwww