Referendum Digelar Besok, Erdogan Kampanye Terakhir

Referendum Digelar Besok, Erdogan Kampanye Terakhir
Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan menggelar kampanye terakhir sebelum referendum. [Reuters]
Sabtu, 15 April 2017 23:16 WIB

ISTANBUL - Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan menggelar kampanye terakhir jelang referendum yang akan digelar sebentar lagi. Sebagaimana diketahui, Turki akan menggelar referendum pada 16 April 2017.

Referendum ini guna mengubah konstitusi yang memungkinkan presiden untuk mengeluarkan dekrit guna menyatakan keadaan darurat, menunjuk menteri dan pejabat negara, membubarkan parlemen dan mempertahankan kekuasaan Erdogan hingga 2029.

Loyalis Erdogan menilai rencana referendum tersebut sebagai salah satu upaya me-modernisasi sistem pemerintahan di negara yang telah berdiri hampir satu abad yang lalu tersebut. Sementara itu, pihak oposisi menentang referendum tersebut karena dianggap akan membuat Turki terjebak di bawah kekuasaan yang lebih otoriter.

Presiden Erdoga menggelar kampanye terakhirnya di Kota Istanbul. Dalam kampanyenya, ia menyebut optimis akan mendapat kemenangan demikian seperti dikutip dari BBC, Sabtu (15/4/2017).

Ads
Selain itu, Erdogan juga menyebut, sistem baru akan membawa stabilitas di Turki di tengah kekacauan akibat ulah kelompok pemberontak Kurdi, ISIS. Dan kekacauan akibat konflik yang terjadi di negara tetangga, Suriah yang telah memicu gelombang pengungsi secara besar-besaran.

Sebelumnya, guna melakukan kampenye terkait referendum, Erdoga harus bersitegang dengan negara-negara di Eropa seperti Jerman dan Belanda. Bahkan dari ketegangan tersebut, Erdogan menyebut akan meninjau ulang hubungan Turki dengan UE setelah proses referendum selesai.

Editor:TAM
Sumber:Okezone.com
Kategori:Ragam
wwwwww