Home >  Artikel >  Opini
Opini
Sejahterakah Nelayan Kita?
Kamis, 12 Desember 2019 12:40 WIB
RIAU merupakan provinsi yang kaya sumber daya alam, tidak terkecuali pada sub sektor perikanan. Wilayah Riau yang banyak dialiri sungai dan laut menjadikan setiap wilayah di Riau memiliki potensi perikanan yang sangat tinggi.
UMK dan Indonesia Maju
Kamis, 24 Oktober 2019 19:36 WIB
TEMA SDM Unggul Indonesia Maju dalam HUT ke-74 RI masih menggema hingga kini. Menyongsong Indonesia Maju memang sangat dibutuhkan sumber daya manusia yang unggul dan berkualitas, akan tetapi berbicara Indonesia Maju memiliki arti bahwa pondasi ekonomi kita haruslah kuat dan tumbuh di semua lini usaha, salah satunya adalah Usaha Mikro Kecil (UMK).
Sumpah di Bawah Asap
Selasa, 01 Oktober 2019 17:46 WIB
ADA yang berbeda pada hari Jumat pagi, tanggal 6 September 2019. Anak sekolah setingkat SD seperti Syifa dan Dimas pun ikutan berkomentar, ''wuihhh…. Banyak betul papan bunganya ya!''
Asap Pilu Riau, Rencana atau Bencana?
Sabtu, 14 September 2019 09:37 WIB
KEBAKARAN hutan dan lahan di Provinsi Riau seolah menjadi isu tahunan. Terhitung sejak tahun 1998 hingga sekarang masalah tersebut tak kunjung usai. Ekspansi perkebunan kelapa sawit dengan cara yang tidak bijak menjadi penyebab kebakaran hutan dan lahan. Kebakaran hutan dan lahan marak terjadi di tanah gambut pada kedalaman tertentu yang cenderung kering akan mudah terbakar. Tanah gambut di Provinsi Riau merupakan lapisan terdalam di dunia yang mencapai 16 meter (Mubekti, 2017). Kedalaman tersebut menyebabkan api yang menjalar hingga permukaan tanah sulit untuk dideteksi dan dipadamkan.
Asap Riau Duka Masyarakat Serantau
Senin, 09 September 2019 09:12 WIB
SUATU pagi, di saat anak-anak yang lain mungkin masih terlelap dalam tidur dan mungkin sedang menikmati mimpi indahnya, Syifa dan Dimas telah bersiap-siap untuk berangkat ke sekolah. Namun saat membuka pintu, sontak keduanya menyeletuk dan bertanya, ''Pa, ini bau apa ya, Pa? Kok di hidung terasa sengak dan bau?''.
MIGRASI merupakan salah satu faktor yang memengaruhi dinamika penduduk. Pola migrasi yang cenderung menuju daerah perkotaan mengakibatkan tingginya tingkat pengangguran di perkotaan di wilayah Indonesia, tidak terkecuali di Provinsi Riau. Bahkan, fenomena angka pengangguran di Provinsi Riau besarnya dua kali lipat dibanding angka penggangguran di pedesaan.
SUDAH menjadi rahasia umum dalam kontestasi politik ada harga yang harus dibayar sebelum berperang, dan ada utang yang harus dibayar setelah menang.
Mencari Pemimpin Ideal di Pilkada Serentak
Sabtu, 24 Agustus 2019 12:15 WIB
INSYA ALLAH di tahun 2020 mendatang ada sejumlah sembilan kabupaten/kota di Provinsi Riau dan ratusan daerah lain di Indonesia akan melaksanakan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak. Tujuannya untuk memilih calon pemimpin daerah yang telah diusung koalisi partai politik.
SEORANG nenek pemulung berusia 60 tahun di Mataram, Nusa Tenggara Barat, membuat publik terharu dengan kebaikan hatinya.
Fenomena Hijrah dan Usaha EO Generasi Milenial
Senin, 19 Agustus 2019 07:02 WIB
SALAH satu ciri masyarakat era revolusi industri 4.0 adalah menginginkan sesuatu dengan instant tanpa repot. Begitu juga dalam hal penyelenggaraan acara. Oleh sebab itu, usaha event organizer (EO) menjadi salah satu usaha yang menjanjikan saat ini.
Peci Hitam Masihkah Ada?
Senin, 05 Agustus 2019 11:07 WIB
SAYA masih ingat saat di sekolah rakyat dulu, pak guru memperlihatkan buku Atlas Dunia, di mana pada halaman pertama terdapat foto atau gambar profil orang-orang berbagai bangsa.
Harga Cabai Merah yang Semakin Pedas
Senin, 05 Agustus 2019 10:19 WIB
SEJAK Maret sampai dengan Juli 2019, cabai merah selalu menjadi komoditas yang menyumbang inflasi di Riau. Kenapa cabai merah selalu menyebabkan inflasi di Riau?
Khutbah dan Khatib
Minggu, 28 Juli 2019 19:19 WIB
SEBAGAI salah satu bentuk dakwah, khutbah jumat merupakan kegiatan yang paling banyak menyerap partisipasi umat. Khutbah jumat merupakan rangkaian shalat Jumat, maka setiap orang Islam laki-laki berbondong-bondong ke masjid.
Pentingnya Sistem Merit dalam Mutasi Pejabat
Jum'at, 26 Juli 2019 08:03 WIB
SEBAGAIMANA lazimnya, setiap pergantian atau suksesi kepemimpinan di daerah seperti pergantian Kepala Daerah tidak terlepas dari isu mutasi pejabat. Mutasi pejabat sebenarnya merupakan hal yang lumrah terjadi, namun jika dikaitkan dengan berbagai hal yang berkenaan dengan suksesi kepemimpinan, maka akan menjadi bahasan yang ramai di masyarakat.
Bijak dengan Kelapa Sawit
Jum'at, 19 Juli 2019 13:46 WIB
WALAUPUN pada tahun 2018 sektor pertanian memberikan sumbangan sebesar 22,44 persen atau sebesar Rp169,49 triliun dalam perekonomian Riau yang diukur berdasarkan PDRB atas dasar harga berlaku, ternyata sebagian besar dihasilkan dari sub sektor perkebunan.
DALAM rangka mewujudkan sistem pemerintahan yang bersih dan berwibawa (good gavernance) serta mewujudkan pelayanan publik yang baik, efisien, efektif dan berkualitas tentunya perlu didukung adanya sumber daya manusia (SDM) aparatur yang profesional, bertanggung jawab, adil, jujur dan kompeten dalam bidangnya.
Mutasi dan Hati Nurani
Rabu, 12 Juni 2019 23:24 WIB
MUTASI jabatan di lingkungan Pemerintah baik tingkat Kabupaten/Kota maupun Provinsi adalah hal yang lumrah dan wajar dilakukan oleh pemimpin daerah dalam menjalankan roda pemerintahannya.
Opini
''SESUATU yang manis itu belum tentu sehat, bahkan bisa jadi didalamnya mengandung penyakit seperti diabetes dan penyakit lainnya. Justru yang pahit seperti jamu, rempah-rempah dan sebagainya, akan menyehatkan. Begitu juga kata-kata manis belum tentu menyehatkan, justru kata pahit bisa memacu motivasi dan kemandirian''.
Aku adalah Engkau dan Engkau adalah Aku
Minggu, 06 Januari 2019 22:21 WIB
JUDUL di atas mengingatkan kita bahwa kita adalah bersaudara, walaupun kita berbeda-beda. Kita diciptakan Allah dalam perbedaan-perbedaan, beda suku, beda agama, beda bentuk, beda kemampuan dan seterusnya.
Opini
Generasi Krisis Moral
Senin, 05 November 2018 10:20 WIB
PEWARIS Indonesia, begitulah gambaran generasi muda sebagai pewaris tahta keberlangsungan negara Indonesia yang tercinta ini.
Opini
INDUSTRI migas memiliki ciri khas diantaranya adalah high risk, high cost, and high technology. Dengan demikian industry migas menjadi ekslusif dibandingkan industry lainnya. Sehingga para pemain di industri migas adalah pemilik modal yang harus memiliki financial yang cukup kuat. Walaupun industry migas menjadi salah satu industri yang memiliki resiko tinggi masih sangat banyak pemain yang bergelut untuk meraup keuntungan dari bisnis emas hitam ini.
Saran buat Para Caleg
Selasa, 23 Oktober 2018 22:34 WIB
SALAH satu pilar demokrasi dalam berbangsa di negeri kita adalah lembaga legislatif. Lembaga yang seharusnya dihuni oleh orang-orang cerdas, bermoral dan selalu pro rakyat. Mereka adalah pejuang rakyat, penampung aspirasi serta jembatan antara pemerintah dan rakyat. Jelas tugas mereka sangat mulia dan tidak main-main.
Indonesia Berduka Lagi
Kamis, 04 Oktober 2018 06:28 WIB
BENCANA gempa berulang terjadi. Baru saja di Lombok dan sekitarnya yang masih menyisakan kehidupan pengungsi di tenda darurat dan memakan korban begitu banyak. Jumat pekan lalu 28 September, berlaku pula kehendak Allah, sebuah gempa dahsyat berkekuatan 7,4 SR mengguncang Sulawesi Tengah, yang memakan korban jiwa dan materil begitu banyak.
Kebudayaan bagian penting dalam proses pembangunan baik fisik terlebih kepada pembangunan manusia (human development). Kebudayaan terkait persoalan karakter dan mental manusia yang jadi salah satu penentu keberhasilan pembangunan.
Adakah Kepantasan dalam Panggung Politik?
Senin, 24 September 2018 07:51 WIB
SEBAGAI rakyat kecil, bisakah kita menerima seorang pemimpin berstatus terpidana? Relakah kita diwakili seorang yang oleh hukum dijatuhi sanksi lantaran didakwa korupsi? Mampukah bangsa kita menerima kenyataan sebagai sebuah takdir kebangsaan, dimana anak cucu kita kelak akan mencatat sejarah bahwa bangsa ini pernah diwakili oleh terpidana?
Opini
Remaja Kurang Minang
Selasa, 11 September 2018 11:27 WIB
DI era globalisasi, pemeliharaan budaya Minangkabau nampaknya menjadi sebuah tantangan tersendiri. Proses globalisasi dianggap memiliki berbagai dampak baik positif maupun negatif, dari segi positif memiliki dampak yang dapat membantu manusia untuk dapat berkomunikasi secara lebih cepat dengan jangkauan yang luas dengan menawarkan berbagai kemudahan dibidang teknologi informasi komunikasi. Sedangkan proses globalisasi yang westernisasi dianggap memiliki dampak negatif bagi banyak orang. Westernisasi atau yang biasa kita kenal dengan gaya kebarat-baratan ini merupakan pendifusian nilai-nilai barat tersebut kedalam nilai-nilai lokal. Hal ini diindikasikan dengan mulai memudarnya budaya lokal yang lebih sesuai dengan karakter bangsa semakin sulit ditemukan, sementara budaya global kebarat-baratan lebih mudah membaur seiring kemajuan tekhnologi media komunikasi.
Advokasi Media dan Relevansi Zaman
Jum'at, 31 Agustus 2018 15:21 WIB
MARI kita andaikan UU Pers tak ada lagi.  Beberapa media mungkin menjadi korban karena bekerja tanpa perlindungan. Tapi setidaknya kita memperkecil ruang bagi industri media partisan untuk bersembunyi di balik ''kebebasan pers''. 
Aktivis Islam Berpolitik; Sebuah Dilema
Kamis, 23 Agustus 2018 09:58 WIB
JUDUL tulisan ini sangat relevan dengan situasi sekarang, di mana sebentar lagi kita akan melaksanakan Pemilu presiden dan wakil presiden sekaligus Pemilu calon anggota legislatif secara serentak.
Sudahkah Kita Syukuri Nikmat Kemerdekaan?
Rabu, 15 Agustus 2018 16:26 WIB
KITA awali dengan sebuah ayat: ''Jika kalian bersyukur, niscaya akan Aku tambah nikmat-Ku, jika kalian kufur, maka azab-Ku sangatlah berat'',(QS. Ibrahim: 7).
Opini
ADA suatu masa ketika industri migas di Indonesia sangat berjaya. Saat itu Indonesia masih menjadi net eksportir migas dengan produksi minyak di atas 1 juta barrel per hari. Ketika itu harga minyak sangat tinggi sedangkan lapangan migas raksasa masih mudah ditemukan, tidak perlu mengeluarkan biaya tinggi untuk eksplorasi. Namun sayangnya di masa itu hampir semua hasilnya disedot oleh Pemerintah Pusat, daerah penghasil hanya melihat tanpa bisa melakukan apa-apa. Bahkan di masa itu lingkungan tempat tinggal para karyawan oil company seperti negara di dalam negara, perumahan mereka sangat megah dengan fasilitas pendidikan, kesehatan dan bahkan hiburan kelas satu namun masyarakat di sekitanya seperti tidak tersentuh, banyak yang hidupnya masih jauh di bawah garis kemiskinan.
Tulisan Bagian 4 Riau Menuntut Blok Rokan
RENCANA pengembangan lapangan yang pertama kali akan diproduksikan dalam suatu Wilayah Kerja wajib mendapatkan persetujuan Menteri berdasarkan pertimbangan dari Badan Pelaksana dan setelah berkonsultasi dengan Pemerintah Daerah Provinsi yang bersangkutan . Begitulah secara tegas bunyi pasal 21 ayat 1 Undang- undang Republik Indonesia nomor 22 tahun 2001 tentang minyak dan gas bumi yang diundangkan pada masa Presiden Megawati.
Tulisan Bagian 3 Riau Menuntut Blok Rokan
Mengawal Pancung Alas (tak) Terlepas
Jum'at, 03 Agustus 2018 08:58 WIB
MENYIKAPI pemerinah pusat Jakarta terkait tidak dipandangnya Riau terkait pengelolaan Blok Rokan Datuk Seri Al Azhar mengistilahkan Riau hidup dalam kutukan. Riau miskin dalam kubangan kekayaan sumber daya alam, Riau kelaparan dalam lumbung tumpukan makanan.
Riau Menuntut Blok Rokan
Pemerintah Tidak Menganggap Riau Ada
Kamis, 02 Agustus 2018 10:13 WIB
CHEVRON dan Pertamina adu “panco” berebut Blok Rokan Riau, kedua perusahaan itu sama- sama kuatnya meyakinkan pemerintah Indonesia untuk dipilih sebagai pemenangnya. Perusahaan asing dan nasional intensif meloby mematut dan mempersenjatai diri.
Opini
Auman Amin Rais Teruntuk Blok Rokan Riau
Rabu, 01 Agustus 2018 12:34 WIB
UNTUNG saja tokoh reformasi Amin Rais berteriak lantang tegak berdiri menantang presiden RI tatkala Lembaga Adat Melayu (LAM) dilanda gundah gulana berikhtiar disertai tenaga ekstra luar biasa mengambil haknya atas pengelolaan Blok Rokan sepakat bulat mengusung perjuangan dengan pekik “Rakyat Riau Menuntut”.
Benarkah Hidup Susah Sekarang?
Senin, 30 Juli 2018 22:31 WIB
PERTANYAAN di atas banyak disebut-sebut saat ini, apakah ada kaitannya dengan tahun politik? Jawabannya bisa iya, bisa tidak.
Berhaji Baru Sebatas Formalitas
Rabu, 25 Juli 2018 20:08 WIB
SETIAP tahun, alhamdulillah, umat Islam Indonesia menunaikan ibadah haji sekitar 200 ribu. Guru besar UIN Syarif Hidayatullah yang juga imam besar Masjid Istiqlal Prof Dr Nazarudin Umar mengatakan, ''perjalanan haji yang kaya dengan nilai-nilai spritual harus benar-benar membawa pulang haji mabrur''.
Jadilah Orang Baik
Senin, 02 Juli 2018 20:14 WIB
JUDULNYA ringan-ringan saja, tapi susah meraihnya. Menyebut orang baik jelas erat hubungannya dengan agama. Kita tahu di dunia ada 22 agama, 6  diantaranya ada di Indonesia.
Dicari, Calon Gubernur Riau Peduli Gambut
Kamis, 21 Juni 2018 20:40 WIB
ADA hal yang menarik saat penulis berjumpa dengan orang-orang di luar Sumatera. Hampir setiap orang baru pertama kali penulis bertemu dan ngobrol di bandara atau di stasiun kereta, umumnya mereka kenal dengan Riau. Sayangnya, mereka kenal justru karena kebakaran hutan, musibah asap dan korupsi.
Opini
MASA tenang pemilu adalah larangan kampanye politik sebelum Pilkada dan Pemilu. Di bawah aturan mengenai masa tenang kampanye ini, pada beberapa yurisdiksi, misalnya Slovenia, melarang penyebutan apapun terkait kandidat pada hari pemilu. Beberapa yurisdiksi telah menyatakan secara hukum bahwa masa tenang kampanye merupakan bentuk pelanggaran hukum terhadap kebebasan berbicara. Namun demikian, masa tenang kampanye ini digunakan di dalam dunia demokrasi untuk mengimbangi kampanye yang telah dilakukan dan menjaga kebebasan lingkungan pemungutan suara.
Jurnalisme di Bumi Manusia
Minggu, 03 Juni 2018 14:44 WIB
''BUMI MANUSIA'' adalah istilah yang saya pinjam dari judul novel Pramoedya Ananta Toer yang sekarang hangat dibicarakan di ''Bumi Indonesia'' karena akan difilmkan. Bumi Manusia adalah tempat makhluk hidup bernama manusia yang dalam kesehariannya menggunakan akal pikiran atau logika. Sedangkan manusia yang derajat intelektualnya lebih tinggi menggunakan pikirannya untuk berdialektika.
Politisasi Ramadhan
Kamis, 24 Mei 2018 19:19 WIB
BULAN Ramadhan telah tiba. Umat Muslim tentu menyambutnya dengan suka cita karena pada bulan ini Allah menjanjikan pintu surga terbuka luas dengan memperbanyak amalan ibadah di sepanjang menjalankan puasa pada bulan penuh berkah ini.
DALAM hitungan hari ke depan, masyarakat Indonesia akan mengadakan hajatan besar dalam rangka mencari pemimpin, baik di tingkat daerah maupun pusat. Pemimpin terpilih diharapkan mampu membawa bangsa Indonesia menjadi lebih bermartabat.
PEKANBARU - Penangkapan terhadap jaringan teroris pelaku penyerangan Polda Riau terus dilakukan. Hingga saat ini, sudah delapan orang ditangkap Densus 88 yang bergerak bersama tim dari Polda Riau.
Agar Puasa Tak Sekedar Ritual
Minggu, 13 Mei 2018 19:24 WIB
RAMADAN selalu dinanti. Hamba Allah beriman bersiap-siap untuk menikmatinya. Puasa Ramadan jelas merupakan perintah agama. ''Hai orang beriman, puasalah kamu seperti orang terdahulu, mudah mudahan kalian termasuk kelompok muttaqiin'', (Al Baqarah: 183).
Opini
Harapan Pada Taman Nasional Tesso Nilo
Jum'at, 27 April 2018 09:08 WIB
BERDASARKAN Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang konservasi sumber daya alam, dinyatakan bahwa taman nasional merupakan kawasan pelestarian alam yang mempunyai ekosistem asli, dikelola dengan sistem zonasi yang dimanfaatkan untuk tujuan penelitian, ilmu pengetahuan, pendidikan, menunjang budidaya, pariwisata, dan rekreasi. Ternyata, di Provinsi Riau yang pamornya dikenal sebagai wilayah perkebunan sawit ternyata memiliki taman nasional salah satunya yaitu Taman Nasional Tesso Nilo. Taman nasioanal yang biasa disebut dengan TNTN ini ditetapkan pada tahun 2004 dengan luas sekitar 81 ribu hektar. Adapun cakupan wilayahnya berada di dua kabupaten yaitu, Kabupaten Pelalawan dan Indragiri Hulu. Jika ditelusuri historisnya, asal mula penetapan kawasan Tesso Nilo bermula dari Hutan Produksi Terbatas (HPT) pada tahun 1986. Bahkan sebelumnya diberikan Hak Pengusahaan Hutan (HPH) sejak tahun 1974 sampai 1979. Lalu, status hutan ini sering berganti dan pernah menjadi kawasan Hutan Tanaman Industri (HTI) di tahun 1998. Akhirnya pada tahun 2004, status hutan tersebut akhirnya berubah menjadi kawasan konservasi (2004) mengingat kawasan ini aslinya merupakan habitat gajah Sumatera, harimau Sumatera, flora dan fauna lainnya. Sejarah panjang di atas menunjukkan bahwa ternyata masih ada kepedulian para pemangku kepentingan kala itu untuk menjaga hutan yang barangkali menjadi satu-satunya yang tersisa di Provinsi Riau. Berutung, Provinsi yang belum memiliki RTRW ini masih memiliki aset lingkungan untuk masa depan. Akan tetapi, muncul sebuah pertanyaan melihat keadaan TNTN saat ini, ‘apakah benar pengertian taman nasional masih berlaku untuk Tesso Nilo’?
Jangan Lupa Tujuan Beragama
Rabu, 25 April 2018 23:22 WIB
DIAWALI dengan pertanyaan, kenapa kita harus beragama? Jawabannya, karena kehendak Allah. Setelah Allah menciptakan alam semesta ini, sekaligus Allah akan menentukan harus ada makhluk yang akan mengurusnya.
Qiyamat Sebelum Qiyamat
Senin, 16 April 2018 19:38 WIB
DALAM buku ''Kumpulan Khutbah Jumat Pilihan'' ada sebuah judul; Qiyamat Sebelum Qiyamat. Buku itu terbit tahun 2010, karangan Hussein Hamzah. Barangkali tak salah jika kita sebut kembali melalui tulisan ini, karena masih sangat relevan dengan situasi dan kondisi saat ini. Selaku mukmin kita meyakini bahwa qiyamat pasti datang.
Opini
SKPI Pembodohan Bagi Mahasiswa?
Sabtu, 07 April 2018 23:06 WIB
SEJAK mulai diterapkannya Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI) sebagai syarat untuk wisuda bagi mahasiswa di Universitas Syiah Kuala pada tanggal 16 Maret 2017 lalu telah memunculkan berbagai polemik yang sangat menarik untuk dibahas. Pasalnya berlakunya SKPI ini tidak hanya menimbulkan efek positif bagi mahasiswa untuk lebih aktif baik di kegiatan akademik maupun non-akademik, tetapi pemberlakuan SKPI menimbulkan banyak dampak negatif.
Betulkah Indonesia Sulit Maju?
Selasa, 27 Maret 2018 20:27 WIB
KETUA Umum Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) AM Hendropriyono menulis di Harian Kompas (16 Januari 2017). Saya tertarik dengan sebuah kalimat di tulisan tersebut, yaitu: ''Kemajuan bangsa terhambat jika gaduh terus''. Pikiran Pak Hendropriyono itu saya lanjutkan menjadi sebuah tulisan dengan judul: Betulkah Indonesia Sulit Maju?
www www